Contoh Makalah Bahasa Indonesia Anekdot (Lengkap)

Contoh Makalah Bahasa Indonesia Anekdot

Contoh Makalah Bahasa Indonesia Anekdot (Lengkap)

Makalahkita.com – Contoh Makalah Bahasa Indonesia Anekdot (Lengkap) yang saya bagikan ini sebagai bahan informasi referensi dalam pembuatan makalah yang benar. Kembali ke tema pembahasan contoh makalah. Tujuan saya ingin membatu adik-adik atau rekan-rekan yang lain dalam menyelesaikan tugas makalah sekolah maupun tugas makalah kuliah. Seperti yang saya alami ketika mengenyam bangku pendidikan di beri tugas untuk membuat makalah, namun saya agak kesulitan karena waktu dulu saya cari referensi hanya dari buku dan itu pun terbatas. Untuk itu silahkan menikmati contoh makalah berikut ini.

Adapun untuk Ukuran Margin, Font, dan Spasi Makalah Yang Benar adalah Sebagai Berikut:

  1. Margin : Top 4, Left 4, Botton 3 dan Right 3 ( cm)
  2. Font : Times New Roman Ukuran 12
  3. Kertas : Size A4
  4. Spasi : 1.5

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan pertolonganNya penulis dapat menyelesaiakan makalah ini. Tak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing yang telah membantu dalam mengerjakan makalah ini. Penulis  juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah membantu.

Makalah ini berisikan tentang hal-hal yang berkaitan dengan anekdot, mulai dari pengertian, unsur, sruktur, hingga contoh dari anekdot yang di dapat dan dirangkum dari berbagai sumber-sumber artikel lain.

Dalam penulisan makalah ini, maaf jika penulis melakukan kesalahan karena penulis juga memiliki keterbatasan selaku manusia biasa. Maka dari itu penulis bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki makalah penulis di masa datang, sehingga makalah penulis yang berikutnya dan karya tulis lain dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih  baik. Dengan menyelesaikan makalah ini penulis mengharapkan banyak manfaat yang dapat dipetik dan diambil dari makalah ini.

          Liverpool, 2017

          Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ……………………………………………………………………….

KATA PENGANTAR …………………………………………………………………….            2

DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………            3

BAB I      PENDAHULUAN ………………………………………………………….……            4

  1. Latar Belakang ………………………………………………………………            4
  2. Rumusan Masalah ……………………………………………………….            4
  3. Tujuan Penulisan …………………………………………………………            4

BAB II    PEMBAHASAN……… …………………………………………………………..            5

  1. Pengertian Anekdot ………………………………………………………            5
  2. Unsur-unsur Anekdot ……………………………………………………            5
  3. Struktur Anekdot ………………..…………………………………….…            5
  4. Kaidah Anekdot …………………………………………………………             6
  5. Contoh Anekdot …………………………………………………………             6

BAB III   PENUTUP ………………………………………………………………………            7

  1. Kesimpulan …………………………………………………………………………………            7
  2. Saran …………………………………………………………………………………..            7

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………          8

BAB I

PENDAHULUAN

1.Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari, pastinya banyak kejadian yang dialami, yang dimana pada akhirnya mengakibatkan suatu pandangan seseorang terhadap layanan publik maupun salah seorang masyarakat atau kelompok yang menuai protes serta kritikan. Untuk itulah dalam keseharian diperlukannya suatu media yang mengandung suatu kritikan tertentu ysng dapat diterima oleh masyarakat. Hadirnya anekdot dikehidupan seharia-hari sangatlah bermanfaat karena selain dapat membantu untuk menyampaikan suatu kritik serta suatu saran, juga dapat menjadi media hiburan serta pembelajaran yang efektif.

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, dapat disimpulakan beberapa masalah yang dapat dibahas lebih rincinya di bab pembahasan, rumusan masalah tersebut antara lain:

  1. Apa pengertian dari anekdot?
  2. Apa saja unsur-unsur yang dimiliki anekdot?
  3. Apa saja struktur yang dimiliki anekdot?
  4. Apa saja kaidah yang dimiliki anekdot ?
  5. Seperti apakah contoh dari anekdot?

3. Tujuan Penulisan

Tujuan dari penulisan makalah ini, yaitu:

  1. Untuk mengetahui pengertian dari anekdot.
  2. Untuk mengetahui apa saja unsur-unsur yang dimiliki anekdot.
  3. Untuk mengetahui apa saja struktur yang dimiliki anekdot.
  4. Untuk mengetahui apa saja kaidah yang dimiliki anekdot.
  5. Untuk mengetahui seperti apakah contoh dari anekdot.

BAB II

PEMBAHASAN

1.Pengertian Anekdot

Menurut para ahli, anekdot adalah sebuah cerita singkat yang lucu dan menarik yang menggambarkan kejadian seseorang atau terhadap gagasan tertentu., Sedangkan pengertian anekdot menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indoneisa) yang dituliskan bahwa anekdot adalah cerita lucu karna menarik dan mengesankan, bisananya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan  kejadian yang sebenarnya. Dengan bentuk dan gambaran yang singkat dan pendek, anekdot mempunyai sifat yang lentur sehingga memiliki banyak pembaca.

2. Unsur-unsur Anekdot

Unsur-unsur anekdot dibagi menjadi dua, yaitu unsur intrinsik dan unsur kebahasaannya.

Unsur Intrinsik Anekdot :

  1. Alur
  2. Tema
  3. Penokohan
  4. Latar
  5. Sudut pandang
  6. Amanat

Unsur Kebahasaanya :

  1. Kalimat tanya
  2. Kalimat berita
  3. Kalimat perintah

3. Struktur Anekdot

Struktur anekdot ada lima, yaitu :

  1. Abstraksi    : Bagian awal paragraph yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks, biasnya bagian ini menunjukan hal unik yang aka nada di dalam teks.
  2. Orientasi     : Bagian yang menunjukkan awal kejadian atau latar belakang bagaimana peristiwa terjadi, biasanya penulis bercerita dengan detail dibagian ini.
  3. Krisis          :  Bagian dimana terjadi hal atau maslah yang unik atau tidak biasa terjadi.
  4. Reaksi        : bagian bagaimana cara penulis atau orang yang ditulis menyelesaikan masalah yang timbul dibagian krisis tadi.
  5. Koda          : bagian akhir dari cerita yang memberikan sebuah kesimpulan.

4. Kaidah Anekdot

Kaidah yang dimiliki anekdot, antara lain :

  1. Menggunakan waktu lampau. Contoh : Saya menemukannya semalam.
  2. Menggunakan pertanyaan rotoris. Contoh : Apakah kamu tahu?
  3. Menggunakan kata sambung (konjungsi) waktu. Contoh : Kemudia, setelah itu, dll.
  4. Menggunakan karta kerja. Contoh : Pergi, tulis, dll.
  5. Menggunakan kalimat perintah. Contoh : Tutuplah pintu itu!
  6. Menggunakan kalimat seru. Contoh : Kembalikan uangku!
  1. Contoh Anekdot

Presiden dan Burung Beo

Ada dua orang presiden yang terlibat dalam sesi tanya jawab dan suasananya cukup mengherankan.

Presiden 1 : Ada burung Beo yang sudah diajarkan dua bahasa sekaligus, dan burung Beo tadi bisa menirukan dengan bagus, satu bahasa Inggris dan yang ke dua bahasa Rusia. Jadi kalau ditarik kakinya yang kanan, burung Beo akan biacara bahasa Inggris dan kalau ditarik kakinya yang kiri burung Beo akan bicara bahasa Rusia, hebatkan!

Presiden 2 : Hebat-hebat!

Presiden 1 : Bagaimana kalau kedua kakinya ditarik?

Presiden 2 : Wah pasti burung Beo tadi bisa dua bahasa sekaligus!

Presiden 1 : Salah

Presiden 2 : Oh mungkin dua bahasa tadi menjadi campur aduk!

Presiden 1 : Salah

Presiden 2 : Atau mungkin salah satu katanya akan ketukar, satu bahasa Inggris dan kata kedua bahasa Rusia

Presiden 1 : Salah

Presiden 2 : Loh… jadi gimana donk?

Presiden 1 : Yang jelas kalau kedua kakinya ditarik, burung Beonya akan jatuh dari sarangnya, bego!

Presiden 2 : Eh jangan main-main ya, gini-gini gua presiden, walau hanya di rumah tangga, masa lu bilang bego!

Dan tak lama kemudian pun burung Beo itu menirukan kata-kata tersebut. “Presiden bego … presiden bego … presiden bego!” suara burung Beo terdengar berulang-ulang.

BAB III

PENUTUP

1.Kesimpulan

Anekdot merupakan cerita singkat yang bermanfaat membantu untuk menyampaikan suatu kritik dan dapat dengan mudah diterima oleh masayarakat sekitar, selain maksud dari kritikanya telah tersampaikan, hiburan dan pembelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut juga dapat tersampaikan. Anekdot memiliki 2 unsur, yaitu : unsur intrinsik (alur, tema, penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat) dan unsur kebahsaannya (kalimat tanya, kalimat perintah, dan kalimat berita). Struktur anekdot ada 5, yaitu : abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, koda. Kaidah yang dimiliki anekdot, antara lain : Menggunakan waktu lampau, Menggunakan pertanyaan rotoris, Menggunakan kata sambung ,  Menggunakan karta kerja, Menggunakan kalimat perintah,  Menggunakan kalimat seru.

2. Saran

Setelah anda memahami mengenai sekilas tentang teks anekdot, anda akan menemukan beberapa  pelajaran, yaitu jika anda ingin mengkritik seseorang dan anda ingin kritikan anda dapat diterima dimasayarakat sekitar sebaiknya anda mengkritik melalui perantara media yang diterima masyarakat salah satu contohnya ialah melalui anekdot.

DAFTAR PUSTAKA

  • Arifin, Mushallin. 2012. Daftar Pustaka yang Benar.
  • Juniar, Tira. 20014. Pengertian, Kaidah, dan Struktur Anekdot serta Contoh Bagiannya.
  • Prakoso, Ilman Bagus. 2013. Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya.