Contoh Makalah Bank BNI (Ekonomi Lengkap)

Contoh Makalah Bank BNI (Ekonomi Lengkap)

Makalahkita.com – Contoh Makalah Bank BNI (Ekonomi Lengkap) yang saya bagikan ini sebagai bahan informasi referensi dalam pembuatan makalah yang benar. Kembali ke tema pembahasan contoh makalah. Tujuan saya ingin membatu adik-adik atau rekan-rekan yang lain dalam menyelesaikan tugas makalah sekolah maupun tugas makalah kuliah. Seperti yang saya alami ketika mengenyam bangku pendidikan di beri tugas untuk membuat makalah, namun saya agak kesulitan karena waktu dulu saya cari referensi hanya dari buku dan itu pun terbatas. Untuk itu silahkan menikmati contoh makalah berikut ini.

Adapun untuk Ukuran Margin, Font, dan Spasi Makalah Yang Benar adalah Sebagai Berikut:
1. Margin : Top 4, Left 4, Botton 3 dan Right 3 ( cm)
2. Font : Times New Roman Ukuran 12
3. Kertas : Size A4
4. Spasi : 1.5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG

Sebagaimana telah diketahui bahwa bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan. Umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Peranan bank dewasa ini sangat dominan dalam  perekonomian masyarakat di Indonesia pada umumnya. Hampir setiap kegiatan perekonomian masyarakat tidak terlepas dari peran bank maupun  lembaga  keuangan  lainya diluar bank. Dalam menjalankan aktifitasnya, bank menawarkan berbagai produk yang berisi kegiatan pendukung perekonomian masyarakat, mulai dari jasa menabungkan uang masyarakat pengiriman uang atau jasa-jasa yang lainnya intinya mempermudah masyarakat melakukan aktifitas bisnis dan perekonomian sehari-hari. Sebagian masyarakat sendiri secara tidak sadar telah merasa tergantung dengan kegiatan bank tersebut untuk melakukan aktifitas perekonomiannya, mulai dari berbelanja sehari-hari sampai sekedar untuk pengisian pulsa bagi telepon selularnya. Hal ini bukan hanya sekedar trend dalam masyarakat, tetapi memang perkembangan jaman dan teknologi serta perkembangan kebutuhan masyarakat sehingga menuntun peran besar perbankan dalam sendi-sendi kehidupan perekonomian pada saat ini.

1.2 RUMUSAN MASALAH

  1. Sejarah singkat bank BNI ?
  2. Visi dan misi bank BNI ?
  3. Jenis – jenis pekerjaan & tugasnya masing – masing ?
  4. Program kemitraan ?
  5. Macam – macam Simpanan, Pinjaman, kartu kredit, e-Banking ?

1.3 TUJUAN MASALAH

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Administrasi Perbankan.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 SEJARAH BANK BNI

Didirikan pada tanggal 5 Juli 1946, PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk atau BNI menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. Lahir pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, BNI sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/1946, sebelum akhirnya beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955. Oeang Republik Indonesia atau ORI sebagai alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia pada tanggal 30 Oktober 1946 dicetak dan diedarkan oleh Bank Negara Indonesia.

Menyusul penunjukan De Javache Bank yang merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai bank sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peran BNI sebagai bank sentral. BNI lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan dan diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa pada tahun 1950 dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri. Kantor cabang BNI pertama di luar negeri dibuka di Singapura pada tahun 1955.

Peranan BNI untuk mendukung perekonomian Indonesia semakin strategis dengan munculnya inisiatif untuk melayani seluruh lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke pada tahun 1960-an dengan memperkenalkan berbagai layanan perbankan seperti Bank Terapung, Bank Keliling, Bank Bocah dan Bank Sarinah. Tujuan utama dari pembentukan Bank Terapung adalah untuk melayani masyarakat yang tinggal di kepulauan seperti di Kepulauan Riau atau daerah yang sulit dijangkau dengan transportasi darat seperti Kalimantan. BNI juga meluncurkan Bank Keliling, yaitu jasa layanan perbankan di mobil keliling sebagai upaya proaktif untuk mendorong masyarakat menabung.

Sesuai dengan UU No.17 Tahun 1968 sebagai bank umum dengan nama Bank Negara Indonesia 1946, BNI bertugas memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional.

Segmentasi nasabah juga telah dibidik BNI sejak awal dengan dirintisnya bank yang melayani khusus nasabah wanita yaitu Bank Sarinah di mana seluruh petugas bank adalah perempuan dan Bank Bocah yang memberikan edukasi kepada anak-anak agar memiliki kebiasaan menabung sejak dini. Pelayanan Bank Bocah dilakukan juga oleh anak-anak. Bahkan sejak 1963, BNI telah merintis layanan perbankan di perguruan tinggi saat membuka Kantor Kas Pembantu di Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan. Saat ini BNI telah memiliki kantor layanan hampir di seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta terkemuka di Indonesia.

Dalam masa perjalanannya, BNI telah mereposisi identitas korporatnya untuk menyesuaikan dengan pasar keuangan yang dinamis. Identitas pertama sejak BNI berdiri berupa lingkaran warna merah dengan tulisan BNI 1946 berwarna emas melambangkan persatuan, keberanian, dan patriotisme yang memang merefleksikan semangat BNI sebagai bank perjuangan. Pada tahun 1988, identitas korporat berubah menjadi logo layar kapal & gelombang untuk merepresentasikan posisi BNI sebagai Bank Pemerintah Indonesia yang siap memasuki pasar keuangan dunia dengan memiliki kantor cabang di luar negeri. Gelombang mencerminkan gerak maju BNI yang dinamis sebagai bank komersial Negara yang berorientasi pada pasar.

Setelah krisis keuangan melanda Asia tahun 1998 yang mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional, BNI melakukan program restrukturisasi termasuk diantaranya melakukan rebranding untuk membangun & memperkuat reputasi BNI. Identitas baru ini dengan menempatkan angka ‘46’ di depan kata ‘BNI’. Kata ‘BNI’ berwarna tosca yang mencerminkan kekuatan, keunikan, dan kekokohan. Sementara angka ‘46’ dalam kotak orange diletakkan secara diagonal untuk menggambarkan BNI baru yang modern.

a. Peningkatan Shareholders Value

BNI kembali mencatat sejarah dengan menjual saham perdananya kepada masyarakat melalui Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) pada tahun 1996. Dalam sejarah perbankan nasional, BNI menjadi bank negara pertama yang go-public.

Bersamaan dengan program divestasi saham pemerintah, BNI menerbitkan saham baru pada tahun 2007 dan 2010 melalui Penawaran Umum Terbatas (right issue) dengan memperluas komposisi kepemilikan saham publik menjadi 40%. Dengan meningkatnya kepemilikan publik,

BNI dituntut untuk meningkatkan kinerja unggul sehingga dapat memberikan nilai lebih kepada pemegang saham.

Globalisasi juga menuntut industri perbankan untuk selalu meningkatkan kemampuan dalam memberikan solusi perbankan kepada seluruh nasabah. Secara historis BNI focus pada corporate banking yang didukung dengan infrastruktur retail banking yang kuat. Kini BNI terus berupaya meningkatkan kapitalisasi keduanya menjadi keunggulan BNI.

2.2 Visi & Misi

a. Visi BNI

Menjadi Lembaga Keuangan yang Unggul dalamLayanan dan Kinerja

b. Misi BNI

  • Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kapada seluruh nasabah, dan selaku mitra pilihan utama
  • Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor
  • Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi
  • Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan komunitas
  • Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik bagi industry

2.3 Jenis-Jenis Pekerjaan di Bank

a. Marketing / Sales : Tugasnya sederhana yaitu nyari nasabah.

a. Analis Kredit : Memastikan kalo nasabah yang mau pinjem uang itu bankable ( persyaratan yang diterima oleh bank, jika ingin berbinis bersama bank ).

b. Account Officer (AO) : Marketing tapi di fungsinya digabung sama analis bahkan dengan juru tagih.

c. Customer Service (CS) : Ini dia yang bertugas melakukan sosialisasi produk bank, beberapa bank ngasih target loh buat CS.

d. Collector : Nah ini bagian dari segmen bisnis yang tujuannya untuk menagih hutang ( pasti pada tau 🙂 ).

b. Segmen Operational

Di segmen ini isinya orang-orang yang menjalankan proses transaksi nasabah berjalan lancar dan sesuai aturan/sistem.

Jabatan-jabatan di segmen operational :

  • Teller : Melakukan transaksi dengan nasabah.
  • Back Office : Memastikan transaksi teller sudah benar dan oke, membuat rekap transaksi dari harian sampai tahunan.
  • General Affair : Fungsinya ngurusin bangunan, fisik atm, brosur, kartu nama, urusan vendor outsourcing, absensi karyawan.
  • Staff Admin : Tugasnya bikin surat Menyimpan dan menginventarisir data nasabah.
  • Cleaning Service : Memastikan seluruh area bank tetap bersih.
  • Security : Menjaga kenyaman, ketertiban dan keamanan nasabah dan Bank itu sendiri.
  • Driver : Nganter Kepala cabang, nganter AO, nyuci mobil, service mobil.
  • Ekspedisi / Messenger : Tugasnya jadi kurir surat atau fotocopy, ngurusin kliring. Ini termasuk karyawan paling sibuk. Biasanya dicari lulusan SMA

2.4 PROGRAM KEMITRAAN

Sebagai institusi perbankan nasional, kesejahteraan masyarakat Indonesia menjadi semangat dan tujuan utama BNI dalam berkarya.

Mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. 05/MB/2007 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), BNI telah melaksanakan program-program PKBL yang mengusung tema Bersama Membangun Negeri (BNI Berbagi) di seluruh Indonesia dengan melibatkan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak eksternal, pegawai BNI dan institusi terkait. Melalui program ini, BNI berusaha untuk meningkatkan dampak positif dan manfaat keberadaan BNI di tengah masyarakat Indonesia demi memacu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta lingkungan yang lebih baik.

a. Program Kemitraan

Program kemitraan pada tahun 2014 difokuskan pada bidang industri kerajinan kreatif dan pangan melalui program Kampoeng BNI di seluruh Wilayah Indonesia. BNI berharap dengan program-program tersebut dapat mengembangkan potensi ekonomi masyarakat di suatu kawasan pedesaan melalui pinjaman lunak program kemitraan maupun bantuan dalam rangka penguatan kapasitas bagi masyarakat di daerah tersebut.

  1. Kampoeng BNI

Sebagai salah satu bank nasional terbesar yang mewakili kepentingan berbagai pihak, BNI berperan aktif dalam pengembangan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat kecil. Tujuannya untuk menciptakan kemajuan ekonomi dan sosial terutama pada usaha mikro, kecil dan koperasi dengan harapan kelompok usaha yang bersangkutan mampu berperan menjadi kekuatan ekonomi yang kuat dan sehat. Peran ini terus dilaksanakan melalui berbagai program Corporate Community Responsibility (CCR), salah satunya meneruskan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan berkonsep “Kampoeng BNI”.

Dengan Kampoeng BNI, BNI terus memperluas perkembangan industri kreatif dengan pola pemberdayaan ekonomi masyarakat kawasan pedesaan melalui penyaluran kredit Program Kemitraan yang mengelola potensi sumber daya setempat dan kearifan lokal sekaligus pembinaan berkelanjutan. Program Kampoeng BNI tidak sekadar menyalurkan pembiayaan usaha, tapi juga memberikan capacity building atau pelatihan peningkatan kapasitas seperti pelatihan tenun sesuai dengan keinginan pasar internasional, pelatihan pembukuan sederhana, pelatihan pemasaran efektif dan pelatihan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan mitra binaan.

Sejak tahun 2007, BNI sudah mengembangkan 28 Kampoeng BNI di Indonesia. Dimana tiap Kampoeng menonjolkan ciri khas masing-masing. Pada tahun 2014, BNI menambah 4 Kampoeng yakni Kampoeng BNI Batik Tulis Wiradesa (Pekalongan), Kampoeng BNI Batik Tulis Lasem (Rembang), Kampoeng BNI Imogiri (Bantul), dan Kampoeng BNI Kain Sasirangan (Banjarmasin). Total dana yang tersalur mencapai Rp 18,28 miliar.

Kampoeng BNI Tahun 2014 Dalam Angka

LokasiJumlah Mitra BinaanDana  Bantuan Kredit

(Rp)

Dana Bantuan

Sarana Umum (Rp)

Kampoeng BNI Batik Tulis Wiradesa Pekalongan (Jawa Tengah)424,98 miliar3,3 miliar
Kampoeng BNI Batik Tulis Lasem Rembang (Jawa Tengah)1012,1 miliar598 juta
Kampoeng BNI Imogiri Bantul (DI Yogyakarta)2003,8 miliar547 juta
Kampoeng BNI Kain Sasirangan Banjarmasin (Kalsel)232,1 miliar892 juta
  1. Membawa UMKM Indonesia ke Pasar Internasional Melalui Pameran Produk Kampoeng  BNI

Bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Belanda, BNI mengadakan Pameran Produk Kampoeng BNI pada Agustus 2014 sebagai bagian dari rangkaian “The Pride of Indonesia Heritage” dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-69. Pameran ini menampilkan display koleksi desainer Denny Wirawan dan Tuty Cholid serta beragam produk mitra binaan Kampoeng BNI seperti kerajinan kain tenun dan batik, seni pahat kayu dan logam, perhiasan perak dan seni modern serta kerajinan kulit untuk fashion dan gaya hidup. Pengunjung begitu antusias menyaksikan pameran ini dan berinteraksi langsung dengan para mitra binaan BNI.

  1. Kampoeng Bni Sejuta Pesona Kearifan Lokal

Sebagai sebuah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di sektor perbankan, BNI mengemban amanat dan tanggung jawab untuk menghantarkan seluruh lapisan masyarakat negeri ini menuju kemandirian dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Adalah tantangan tersendiri untuk mencapai hal tersebut, karena Indonesia adalah negeri yang begitu besar dengan ragam budaya dan potensi daerah. Untuk itulah BNI meluncurkan program “Kampoeng BNI”.

Sejak pertama kali diinisiasi pada tahun 2007, program Kampoeng BNI adalah pelopor program kepedulian masyarakat yang terintegrasi dengan proses bisnis. Saat ini, Kampoeng BNI telah berkembang menjadi flagship program dalam rangka mewujudkan cita-cita BNI untuk membangun pedesaan, memberdayakan masyarakat, dan mengembangkan potensi ekonomi di setiap daerah berbasis potensi sumber daya lokal.

Kampoeng BNI bergerak dengan pola pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran kredit lunak sekaligus pembinaan berkelanjutan melalui capacity building, pendampingan, promosi, dan dukungan infrastruktur, sehingga secara jangka panjang masyarakat dapat mandiri dan meningkatkan taraf hidupnya.

Pada tahun 2014, BNI menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Kampoeng BNI Sejuta Pesona Kearifan Lokal” yang didedikasikan kepada seluruh mitra binaan Kampoeng BNI di seluruh Nusantara. Buku tersebut bertujuan untuk menonjolkan keunikan dan ciri khas dari masing-masing Kampoeng BNI. Melalui buku ini diharapkan setiap Kampoeng BNI menjadi semakin bersemangat untuk tumbuh dan berkembang bersama BNI menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

Kampoeng BNI

PERIKANAN

MUARA ANGKE

Pluit

Jakarta

“Mengoptimalkan Potensi Pengasin Ikan Tradisional”

60 Mitra Binaan BNI

Rp2,4 miliar penyaluran*

dan Rp500 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

SENI KAMASAN

Klungkung

Bali

“Melestarikan Budaya Leluhur”

101 Mitra Binaan BNI

Rp1,6 miliar penyaluran*

dan Rp247 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

TENUN SUMATERA SELATAN

Muara Penimbung

SumSel

“Songket Sriwijaya Yang Melegenda”

365 Mitra Binaan BNI

Rp2,42miliar penyaluran*

dan Rp480 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

TENUN PANDAI SIKEK

Pandai Sikek

SumBar

“Selamatkan Warisan Nenek Moyang”

36 Mitra Binaan BNI

Rp760 juta penyaluran*

dan Rp900 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

BATIK TULIS WIRADESA

Kemplong

Jateng

“Tetesan Keringat Yang Berharga”

42 Mitra Binaan BNI

Rp3,3 miliar penyaluran*

dan Rp498 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

IMOGIRI

Karangtengah

Yogyakarta

“Semua Ada di Satu Desa”

379 Mitra Binaan BNI

Rp5,2 miliar penyaluran*

dan Rp547 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

BATIK TULIS LASEM

Babagan

Jateng

“Mengukir Jejak Tionghoa di Tanah Lasem”

101 Mitra Binaan BNI

Rp2,1 miliar penyaluran*

dan Rp598 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

NELAYAN LAMONGAN

Lamongan

Jatim

“Mengangkat Martabat Kaum Nelayan”

567 Mitra Binaan BNI

Rp22,6 miliar penyaluran*

dan Rp569 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

PISANG LUMAJANG

Kandangtepus

Jatim

“Mendulang Emas Pisang Mas Kirana”

88 Mitra Binaan BNI

Rp3,1 miliar penyaluran*

dan Rp405 juta bina lingkungan

Kampoeng BNI

SASIRANGAN

Sasirangan

Kalsel

“Memaknai Nilai Luhur Selembar Kain”

23 Mitra Binaan BNI

Rp2,1 miliar penyaluran*

dan Rp892 juta bina lingkungan

  1. Menilik Kabar dan Cerita Mitra Kampoeng BNI

    I Gede Surya Atmaja: Sebuah Testimoni

Tahun 2005, I Gede Surya Atmaja memulai usaha uang kepeng, sebuah kerajinan seni yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan, khususnya perlengkapan ibadah. Mayoritas pembelinya berasal dari desa sekitar, yang menggunakan produk tersebut sebagai pendukung kebutuhan upacara adat, serta pura maupun rumah tinggal.

Usaha yang dijalankan kian berkembang setelah masuknya BNI yang menjadikan desanya sebagai Kampoeng BNI pada 2011. Selain mendapatkan pelatihan, Gede juga mendapatkan suntikan modal. “Dengan bantuan yang diberikan BNI, saya semakin percaya diri untuk memenuhi pesanan dalam jumlah besar,” ungkap ayah empat anak ini.

Kini, Gede menikmati buah kegigihannya. Perbulan, ia mampu mengantongi keuntungan rata-rata Rp75 juta. Kini dari hasil usahanya tersebut. Berkat BNI, penjualannya pun meluas. Tak hanya di pulau Bali, karena pelanggan baru berdatangan dari Lampung, Sulawesi dan pulau Jawa. “Saya bahagia karena usaha ini mampu memperkerjakan banyak orang. Semoga ke depan BNI terus membina desa kami menjadi lebih maju,” ungkap pria yang memegang prinsip jujur dan bekerja keras dalam menjalankan usahanya.

2.5 Macam – macam Simpanan, Pinjaman, Kartu kredit, e-Banking :

a. Simpanan

Taplus
Taplus Anak
Taplus Bisnis
Tapenas
Haji
BNI Dollar
Giro
Safe Deposit Box
Deposito

b. Pinjaman

BNI Griya
BNI Griya Multiguna
BNI Fleksi
BNI OTO
BNI Cerdas
BNI Instant

c. Kartu Kredit

Kartu Kredit Silver
Kartu Kredit Gold
Kartu Kredit Platinum
Kartu Kredit Titanium

d. e-Banking

BNI SMS Banking
BNI Internet Banking
BNI Phone Banking
BNI ATM

BNI Haji
BNI Tapenas
BNI Fleksi
BNI Multiguna
BNI Griya
BNI OTO
BNI Simponi
BNI Cerdas

BAB III

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

Kesimpulan yang saya dapat dari tugas yang saya buat adalah Bank BNI tidak lagi membuat produk lebih dahulu dan kemudian mencari calon nasabahnya, tetepi produk diterbitkan untuk menjawab kebutuhan.untukmengetahui kebutuhan nasabah BNI melakukan riset untuk lebih mengenal behavior customer. Komunitas dan BNI juga menjalin kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam customer management dengan keep & grow BNI juga meluncurkan fitur produk taplus muda dan program atau event action taplus muda.

3.2 SARAN

Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, ke depannya penulis akan lebih fokus dan detail dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber-sumber yang lebih beragam. Untuk perbaikan makalah ini menjadi lebih baik, penulis sangat memberi kesempatan untuk memberikan kritik atau saran terhadap penulisan juga bisa untuk menanggapi terhadap kesimpulan dari bahasan makalah yang telah di jelaskan

DAFTAR PUSTAKA

http://www.bni.co.id/id-id/beranda.aspx