Contoh Makalah Kewirausahaan Baso Ikan Lele (Lengkap)

Contoh Makalah Kewirausahaan Baso Ikan Lele

Contoh Makalah Kewirausahaan Baso Ikan Lele (Lengkap)

Makalahkita.com – Contoh Makalah Kewirausahaan Baso Ikan Lele (Lengkap) yang saya bagikan ini sebagai bahan informasi referensi dalam pembuatan makalah yang benar. Kembali ke tema pembahasan contoh makalah. Tujuan saya ingin membatu adik-adik atau rekan-rekan yang lain dalam menyelesaikan tugas makalah sekolah maupun tugas makalah kuliah. Seperti yang saya alami ketika mengenyam bangku pendidikan di beri tugas untuk membuat makalah, namun saya agak kesulitan karena waktu dulu saya cari referensi hanya dari buku dan itu pun terbatas. Untuk itu silahkan menikmati contoh makalah berikut ini.

Adapun untuk Ukuran Margin, Font, dan Spasi Makalah Yang Benar adalah Sebagai Berikut:

  1. Margin : Top 4, Left 4, Botton 3 dan Right 3 ( cm)
  2. Font : Times New Roman Ukuran 12
  3. Kertas : Size A4
  4. Spasi : 1.5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Pengembangan berbagai produk olahan hasil perikanan dapat dijadikan alternative menumbuhkan kebiasaan mengkonsumsi ikan bagi masyarakat Indonesia sekaligus merupakan upaya untuk meningkatkan nilai gizi masyarakat. Salah satu bentuk dari produk olahan ikan tersebut adalah Bakso Ikan Lele.

Bakso yang dikenal secara umumnya merupakan produk olahan dari daging yang cukup digemari masyarakat. Pada umumnya bakso dibuat dari daging Sapi, tetapi akhir-akhir ini banyak dijumpai dipasaran bakso yang dibuat dari ikan, misalnya dari ikan Tenggiri maupun ikan Kakap.

Pada dasarnya, hamper semua jenis ikan dapat digunakan untuk membuat bakso. Disini kami memilih Lele sebagai bahan membuat bakso karena Lele memiliki tekstur daging yang lembut dan memiliki banyak nilai gizi. Selain itu, Lele juga memiliki harga yang relative lebih murah dibandingkan dengan harga daging Sapi.

1.2  Rumusan Masalah

Adapun yang menjadi rumusan masalah pada makalah ini adalah bagaimana cara membuat bakso dan berapa biaya yang diperlukan?

1.3  Tujuan

Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan mengenai pembuatan bakso Lele dan berapa banyak biaya yang diperlukan untuk membuka usaha awal Bakso Lele, serta untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Pengantar Bisnis.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Asal Modal Usaha

            Kami mendapatkan modal untuk usaha ini yaitu dari hutang bank sebesar Rp 10.000.000,- dengan bunga 1% perbulan.

2.2 Bahan yang Digunakan

  1. Bahan Membuat Bakso Ikan Lele
NoBahan BakuJumlah
1Daging ikan lele1 kg
2Tepung kanji¼ kg
3Air es125 ml
4Garam5 sdt
5Telur2 btr
6Gula pasir2,5 sdt
7Bawang putih5 siung
8Bawang merah10 siung
9Air untuk merebus0,5 liter
10Daun bawang1 helai
  1. Bahan Membuat Kuah Bakso
No.Bahan BakuJumlah
1Kaldu ayam9 L
2Bawang putih15 siung
3Garam6 sdm
4Merica2 sdt
5Masako2 bungkus
6Gula pasir2 sdm
7Serai1 buah
8Lengkuas1 buah
9Daun jeruk4 lembar
10Jeruk lemon1 buah
11Daun bawang3 buah
  1. Bahan Isi Bakso
No.BahanJumlah
1Mie bakso1 bungkus
2Mie sun1 bungkus
3Seledri10 helai
  1. Bahan Sambal, Makanan Tambahan, dan Bahan Pendukung Lain
No.BahanJumlah
1Cabe rawit1 kg
2Bawang putih¼ kg
3Bawang merah½ kg
4Garam5 sdm
5Gula pasir5 sdt
6Minyak goreng1 ltr
7Kecap1 botol
8Saos1 botol
9Cecek Krupuk1 kg
10Tahu10 buah
  1. Bahan Minuman
No.BahanJumlah
1Esbatu1 termoses
2Teh1 bgks
3Jerukwedang1 kg
4Gula1 ½ kg


2.3 Peralatan dan Perlengkapan yang Digunakan

  1. Peralatan Dapur untuk membuat Bakso
No.Nama BarangJumlah
1Blender1
2Baskom3
3Panci2
4Kompor3
5Tabung Gas3
6Telenan2
7Pisau4
  1. Perlengkapan untuk Penjualan
No.Nama BarangJumlah
1Gerobak1
2Mangkok3 lusin
3Gelas3 lusin
4Sendok3 lusin
5Garbu3 lusin
6Meja Panjang4
7Kursi Panjang4
8Kain lap6
9Lampu3 buah
10Toples3 buah
11Tremos1 buah
12Galon1 buah
13Sapu2
14Cikrak1
15Tempat sampah4
16Sedotan3 bungkus
17Rak Piring1
17Mangkuk sambal3 buah

2.4 Proses Produksi

  1. Cara Membuat Bakso Ikan Lele
    1. Masukkan daging lele kedalam blender. Tambahkan air secukupnya dan blender hingga halus.
    2. Siapkan panic berisi air mendidih, bentuk bulatan. Masukkan bulatan baks kedalam air mendidih (setelah air mendidih, kecilkan api karena api yang besar akan membuat bakso cepat naik ke permukaan padahal bahannya masih mentah)
    3. Apabila bakso sudah naik kepermukaan air tandanya bakso sudah matang. Angkat dan tiriskan.
  1. Cara Membuat Kuah Bakso
    1. Haluskan bumbu-bumbu.
    2. Rebus air kaldu ayam, bumbu halus, bahan dan bumbu lain sampai mendidih. Masak sampai matang, tambahkan air jeruk lemon secukupnya.

2.5 Tenaga Kerja

      Karena kami terdiri dari 3 anggota, sehingga kami hanya membutuhkan 1 tenaga kerja tambahan yang akan kami gaji setiap bulannya sebesarRp 500.000,-

2.6 Biaya

  1. Biaya Operasional Perhari
  2. IkanLele (1kg x 15.000/kg)                                     : Rp 30.000,-
  3. Tepung Kanji (0,25kg x 9.000/kg) : Rp   2.250,-
  4. Es Batu : Rp   4.000,-
  5. Gula Pasir 1kg : Rp 19.000,-
  6. Mie Bakso (2bungkus x 4.000/bungkus) : Rp      8.000,-
  7. Mie Suun 1bungkus : Rp   5.000,-
  8. Kaldu Ayam (9L x 5.000/L) : Rp 45.000,-
  9. Air Galon Isi Ulang : Rp 4.000,-
  10. Teh : Rp      2.000,-
  11. Daun Bawang : Rp   1.000,-
  12. Serai : Rp   1.000,-
  13. Lengkuas : Rp   1.000,-
  14. Daun Jeruk : Rp       1.000,-
  15. Jeruk Lemon : Rp   5.000,-
  16. Seledri : Rp   4.000,-
  17. JerukWedang : Rp   5.000,-
  18. Tahu (30buah x 400/buah) : Rp 12.000,-

Total Biaya Perhari                                                                   : Rp 149.250,-

  1. Biaya Operasional Perminggu
  2. Garam Kasar (2bungkus x 1.000/bungkus) : Rp   2.000,-
  3. Garam Halus 1bungkus : Rp   1.000,-
  4. Telur 1kg : Rp 19.000,-
  5. Bawang Putih 1kg : Rp 13.000,-
  6. Bawang Merah 1kg : Rp 18.000,-
  7. Cabai Rawit (1/2kg x 70.000/kg) : Rp     35.000,-
  8. Merica : Rp 2.000,-
  9. Masako :Rp 5.000,-
  10. Minyak Goreng : Rp 12.000,-

Total Biaya Operasional Perminggu                                         : Rp   107.000,-

  1. Biaya Operasional Perbulan
  2. Biaya Listrik : Rp 50.000,-
  3. Sewa Tempat : Rp    400.000,-
  4. Gaji Kariyawan : Rp500.000,-
  5. Cecek Krupuk Ikan  1kg : Rp      13.000,-
  6. Saos (6botol x 7.500/botol)                                                  : Rp      45.000,-
  7. Kecap (6botol x 9.000/botol)                                               : Rp      54.000,-
  8. Gas (3kg x 16.000/kg)                                                         : Rp      48.000,-
  9. Biaya Operasional Perhari x 26 (149.250 x 26) : Rp 3.880.500,-
  10. Biaya Operasional Perminggu x 4 (107.000 x 4) : Rp 428.000,-

Total Biaya Operasional Perbulan                                             :Rp   5.420.500,-

  1. Biaya Peralatan
  2. Blender : Rp 120.000,-
  3. Baskom (3 x 10.000/baskom) : Rp 30.000,-
  4. Panci (2 x 50.000satuan) : Rp 50.000,-
  5. Kompor Gas (3 x 175.000/kompor) : Rp 525.000,-
  6. Tabung gas (3 x 60.000/tabung)                         : Rp    180.000,-
  7. Talenan (2 x 5.000/satuan) : Rp 10.000,-
  8. Pisau ( 4 x 2.000/satuan) : Rp 8.000,-
  9. Gerobak : Rp 1.500.000,-

9. Mangkok ( 3 x 60.000/lusin)                                                : Rp    180.000,-

  1. Gelas ( 3 x 48.000/lusin) : Rp 144.000,-
  2. Sendok ( 3 x 12.000/lusin) : Rp     48.000,-
  3. Garbu ( 3lusin x 12.000/lusin): Rp     48.000,-
  4. Meja ( 4 x 150.000/satuan) : Rp 450.000,-
  5. Kursi Panjang (4 x 75.000/satuan)             : Rp    300.000,-
  6. Kain Lap 6 : Rp 20.000,-
  7. Lampu ( 3 x 10.000/satuan) : Rp 30.000,-
  8. Toples (3 x 12.000/satuan) : Rp 36.000,-
  9. Termos : Rp 30.000,-
  10. Galon : Rp 40.000,-
  11. Sapu ( 2 x 12.000/satuan) : Rp 24.000,-
  12. Cikrak : Rp 10.500,-
  13. Tempat Sampah (4 x 15.000/satuan) : Rp 60.000,-
  14. Sedotan ( 3 x 15.000) : Rp     45.000,-
  15. Mangkok Sambal( 4 x 2.000) : Rp      8.000,-
  16. Rak Piring : Rp 100.000,-
  17. Sabun cuci piring : Rp    2.000,-

Total Biaya Peralatan                                                              : Rp  3.996.500,-

  1. Total Biaya Keseluruhan
  2. Biaya Operasional Perbulan             : Rp 5.420.500,-
  3. Biaya Keseluruhan : Rp 3.996.500,-

Total Biaya Keseluruhan                                                          : Rp 9,417.000,-

2.7 Lokasi Usaha

Kami memilih lokasi usaha disebelah selatan Rumah Sakit Harjono, karena kami menganggap tempatnya strategis terlebih di dekat Rumah Sakit sehingga pasti akan banyak konsumen.

2.8 Sasaran Konsumen

Sasaran konsumen kami yaitu pengunjung RumahSakit, masyarakat sekitar, serta pengguna jalan raya yang tertarik dan hendak singgah di warung bakso kami.

2.9 Perhitungan Pengembalian Modal

Daftar Harga:

1 mangkuk bakso                                                                    = Rp 5.000,-

1 gelases teh                                                                            = Rp 2.000,-

1 gelas  es jeruk                                                                       = Rp 2.000,-

Tahu                                                                                        = Rp   500,-

Krupuk                                                                                    = Rp   500,-

Dalam 1 hari:

Penjualan Bakso                                  : 35 mangkuk x 5.000    = Rp 175.000,-

Tahu                                                     : 35 tahu x 500              = Rp   17.500,-

Krupuk                                                : 20 krupuk x 500          = Rp    10.000,-

Esteh                                                   : 20gelas x 2.000            = Rp  40.000,-

Esjeruk                                                : 15 gelas x 2.000          = Rp  30.000,-

Total penjualandalam 1 hari                                                      = Rp 272.500,-

Rata-Rata Penghasilan 1 bulan       :           Rp257.500 x 26           = Rp 7.085.000,-

Laba  kotor = Penghasilanperbulan – biaya operasional perbulan

= Rp 7.085.000 – Rp 5.420.500 = Rp 1.664.500,-

Bunga perbulan 1%, kami mengembalikan modal selama 20 bulan dengan angsuran perbulan xebesar Rp 600.000,-, sehingga:

Laba Bersih = Laba kotor – angsuran pengembalian modal

= Rp 1.692.500 – 600.000

= Rp 1.092.500

Dengan total laba bersih yang demikian akan kami gunakan sebagai prive kami dan untuk mengembangkan usaha kami.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

           Bakso yang sering kita jumpai biasanya terbuat dari berbagai jenis daging, seperti daging Sapi. Tapi ternyata, bakso juga dapat terbuat dari ikan termasuk ikan Lele. Tidak hanya mengandung nilai gizi yang baik dikonsumsi untuk kesehatan, tetapi pembuatan bakso ikan Lele ternyata sama mudahnya dengan pembuatan bakso dari daging Sapi. Selain itu biaya yang digunakan lebih murah dibandingkan dengan bakso daging Sapi.

3.2 Saran

Setelah mengetahui cara pembuatan bakso ikan Lele, penulis menyarankan untuk mencoba membuat bakso ikan Lele ataupun membuka usaha bakso ikan Lele dengan alasan:

  1. Ikan Lele memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan.
  2. Pengusaha bakso ikan masih sedikit, terutama daging ikan Lele sehingga bias dijadikan sebagai salah satu usaha bagi para masyarakat yang memang tidak memiliki ketrampilan khusus terutama dibidang akademik.
  3. Bahan baku mudah didapat dan harga lebih murah dibandingkan harga daging sapi.