Contoh Makalah Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa

Contoh Makalah Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa

Contoh Makalah Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa

MakalahkitaContoh Makalah Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa yang saya bagikan ini sebagai bahan informasi referensi dalam pembuatan makalah yang benar. Kembali ke tema pembahasan contoh makalah. Tujuan saya ingin membatu adik-adik atau rekan-rekan yang lain dalam menyelesaikan tugas makalah sekolah maupun tugas makalah kuliah. Seperti yang saya alami ketika mengenyam bangku pendidikan di beri tugas untuk membuat makalah, namun saya agak kesulitan karena waktu dulu saya cari referensi hanya dari buku dan itu pun terbatas. Untuk itu silahkan menikmati contoh makalah berikut ini.

Adapun untuk Ukuran Margin, Font, dan Spasi Makalah Yang Benar adalah Sebagai Berikut:

  1. Margin : Top 4, Left 4, Botton 3 dan Right 3 ( cm)
  2. Font : Times New Roman Ukuran 12
  3. Kertas : Size A4
  4. Spasi : 1.5

Makalahkita.com sebagai bahan referensi kebutuhan karya tulis makalah pendidikan, ekonomi, islam, filsafat, agama, bahasa indonesia, biologi, hukum, kesehatan, kewarganegaraan, kewirausahaan, olahraga, sains, sejarah dan tips makalah.

BAB I

PENDAHULUAN

1.Latar Belakang

Dewasa ini, banyak program yang telah dilaksakan oleh pemerintah dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.Namun, program-program tersebut belum berjalan secara optimal.Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya seperti rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, terutama pada masyarakat desa, yang jarang terpapar dengan tenaga kesehatan.Oleh karena itu, saat ini pemerinah lebih memfokuskan perhatiannya kepada peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat desa terhadap kesehatan.Sehingga pemerintah membuat program-program yang dapat mengembangkan potensi masyarakat dengan menciptakan masyarakat desa yang berperilaku sehat secara mandiri.Adapun program yang dijalankan pemerintah untuk meningkatkat derajat kesehatan masyarakat desa melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat adalah Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD).

Oleh karena itu, tim penulis bersedia membahas mengenai PKMD untuk menjelaskan lebih lanjut maksud, tujuan, ruang lingkup dari program PKMD, dan sebagainya.

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam makalah ini adalah :

  1. Apa yang dimaksud dengan PKMD?
  2. Apa tujuan PKMD?
  3. Apa saja ciri-ciri PKMD?
  4. Bagaimna ruang lingkup dari PKMD?
  5. Apa sajakah prinsip dasar dari PKMD?
  6. Apa saja pokok kegiatan dari PKMD?
  7. Bagaimana langkah pemetaan PKMD?
  8. Hal-halapa saja yang diperlukan untuk menjalankan PKMD?

3. Tujuan Penulisan

  1. Untuk mengetahui pengertian dari PKMD
  2. Untuk mengetahui tujuan PKMD
  3. Untuk mengetahui ciri-ciri PKMD
  4. Untuk mengetahui ruang lingkup PKMD
  5. Untuk mengetahui prinsip dasar PKMD
  6. Untuk mengetahui apa saja pokok kegiatan PKMD
  7. Untuk mengetahui langkah-langkah pemetaan
  8. Untuk mengetahui hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan PKMD

BAB II

PEMBAHASAN

1.Definisi

PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa) merupakan kegiatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan peningkatan berbagai pelayanan yang diperlukan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.Oleh karena itu, dalam pelaksanaan program PKMD sebagai bagian dari pembangunan desa perlu didukung dan dilaksanakan bersama-sama secara terpadu oleh pemerintah dan seluruh masyarakat.

Pembangunan kesehatan masyarakat desa adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang dilaksanakan atas dasar gotong royong dan swadaya dalam rangka menolong diri sendiri dalam memecahkan masalah untuk memenuhi kebutuhannya di bidang kesehatan dan di bidang lain yang berkaitan agar mampu mencapai kehidupan yang sehat sejahtera.

Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang dilakukan berdasarkan gotong-royong, swadaya masyarakat dalam rangka menolong mereka sendiri untuk mengenal dan memecahkan masalah atau kebutuhan yang dirasakan masyarakat, baik dalam bidang kesehatan maupun bidang yang berkaitan dengan kesehatan, agar mampu memelihara kehidupannya yang sehat dalam rangka meningkatkan mutu hidup dan kesejahteraan masyarakat.

PKMD adalah kegiatan pelayanan kesehatan yang pelaksanaannya didasarkan melalui sistem pelayanan puskesmas, dimana dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan kesehatan oleh lembaga ini diikutsertakan anggota-anggota masyarakat di pedusunan melalui segala pengarahan untuk menimbulkan kesadaran secara aktif di dalam ikut membantu memecahkan dan mengembangkan usaha-usaha kesehatan di desanya.

PKMD adalah kegiatan atau pelayanan kesehatan berdasarkan sistem pendekatan edukatif masalah kesehatan melalui Puskesmas dimana setiap individu atau kelompok masyarakat dibantu agar dapat melakukan tindakan-tindakan yang tepat dalam mengatasi kesehatan mereka sendiri. Disamping itu kegiatan pelayanan kesehatan yang diberikan juga dapat mendorong timbulnya kreativitas dan inisiatif setiap individu atau kelompok masyarakat untuk ikut secara aktif dalam program-program kesehatan di daerahnya dan menentukan prioritas program sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat yang bersangkutan.

2. Tujuan PKMD

  1. Tujuan Umum

Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya swadaya masyarakat, sehingga masyarakat mampu secara mandiri melakukan perilaku sehat, dalam meningkatkan kesejahteraan dan mutu hidup masyarakat.

  1. Tujuan Khusus
    1. Menumbuhkan kegiatan dan kesadaran masyarakat akan potensi yang dimilikinya untuk menolong diri mereka sendiri dalam meningkatkan mutu hidup mereka
    2. Mengembangkan kemampuan dan prakarsa masyarakat untuk berperan secara aktif dan berswadaya dalam meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri
    3. menghasilkan lebih banyak tenaga-tenaga masyarakat setempat yang mampu, terampil serta mau berperan aktif dalam pembangunan desa
    4. Membentuk kader-kader kesehatan yang berasal dari masyarakat yang mampu dan aktif dalam program pembangunan kegiatan desa.
    5. Terjalinnya kerja sama kegiatan dari berbagai sektor masyarakat dengan pemerintah secara terpadu.
    6. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan turunnya angka kelahiran, kematian, kesakitan, dan perbaikan status gizi masyarakat.

3. Ciri – Ciri PKMD

Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1)  Kegiatan dilaksanakan atas dasar kesadaran, kemampuan dan prakarsa masyarakat sendiri, dalam arti bahwa kegiatan dimulai dengan kegiatan untuk mengatasi masalah kesehatan yang memang dirasakan oleh masyarakat sendiri sebagai kebutuhan, dan dilaksanakan melalui usaha-usaha swadaya masyarakat berdasarkan gotong-royong yang menggali dan menggunkan sumber dan potensi masyarakat setempat.

2)  Perencanaan ditetapkan oleh masyarakat secara musyawarah dan mufakat.

3) Pelaksanaan kegiatan berdasarkan pada peran serta aktif dan swadaya masyarakat dalam arti memanfaatkan secara optimal kemampuan dan sumber daya yang dimiliki masyarakat.

4) Masukan dari luar hanya bersifat memacu, melengkapi dan menunjang, tidak mengakibatkan ketergantungan.

5)      Kegiatan dilakukan oleh tenaga-tenaga masyarakat setempat.

6)      Memanfaatkan teknologi tepat guna.

7)      Kegiatan yang dilakukan sekurang-kurangnya mencakup salah satu dari unsur PHC.

4. Ruang Lingkup PKMD

Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) sebagai suatu bentuk pendekatan pembangunan kesehatan ditandai dengan lima ciri sebagai berikut:

1) Liputan yang menyeluruh terhadap penduduk sehinggap enduduk dapat memperoleh pembinaan kesehatan sesuai dengan kebutuhan berdasarkan asas pemerataan yang adil (equity).

2)  Pembinaan kesehatan tersebut mencakup upaya preventif (pencegahan), promotif (kegiatan peningkatan), kuratif (upaya penyembuhan) dan rehabilitative (upaya perbaikan kembali), dengan penekanan pada pembinaan esensial kesehatan penduduk melalui:

  • Penyuluhan tentang masalah kesehatan dan cara penanggulangannya.
  • Penyediaan makanan sehat dan peningkatan gizi.
  • Pengadaan kegiatan air bersih dan sanitasi dasar.
  • Peningkatan kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana.
  • Imunisasi terhadap penyakit infeksi utama.
  • Pencegahan dan pemberantasan penyakit endemik.
  • Pengobatan tepat terhadap penyakit umum dan cedera.
  • Penyediaan obat esensial.

3) Teknologi yang digunakan dalam pembinaan kesehatan esensial tersebut harus tepat guna, efektif, dapat diterima budaya setempat dan terjangkau oleh masyarakat.

4) Masyarakat terlibat aktif dalam upaya pembinaan kesehatan esensial tersebut sehingga dapat mengembangkan kemandirian dan mengurangi ketergantungan.

5)  Pemecahan masalah kesehatan yang dihadapi dikaitkan dengan kegiatan pembangunan di sektor lain dengan meningkatkan kerjasama lintas sektoral.

Dalam keterpaduan Keluarga Berencana, Kesehatan, Pendekatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) diwujudkan melalui Posyandu, Posyandu memenuhi kelima ciri Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) tersebut di atas, Palang Merah Remaja Madya diharapkan dapat berperan serta dalam kegiatan Posyandu membantu kader kesehatan atau petugas sebatas kemampuannya.Kegiatan Masyarakat di bidang kesehatan dilakukan di:

  1. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk kegiatan penyuluhan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pelayanan keluarga berencana, imunisasi, pengobatan penyakit diare, dan pelayanan gizi.
  2. Di luar jadwal Posyandu untuk kegiatan penyuluhan, pencegahan penyakit diare, penyediaan tempat pembuangan sampah, sarana air bersih, penanggulangan pencemaran air minum, pengobatan sederhana, kegiatan yang dikaitkan dengna kesehatan kerja, kesehatan sekolah (dokter kecil), pramuka.

Kegiatan di Posyandu adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dari masyarakat untuk masyarakat.Oleh karena itu masyarakat setempat benar berperan serta dalam kegiatan tersebut.Peran serta Palang Merah Remaja Madya dalam kegiatan Posyandu tidak saja dalam bentuk kehadiran sebagai pihak yang meminta pelayanan tetapi juga memberi pelayanan. Empat kegiatan Posyandu yang dapat dilakukan oleh Palang Merah Remaja Madya dengna bantuan petugas, yaitu pendaftaran, penimbangan anak di bawah lima tahun (balita), pencatatan hasil penimbangan, pembagian oralit, vitamin A, tablet daerah Fe, pemberian makanan tambahan.

6. Prinsip-Prinsip Dasar PKMD

PKMD memiliki prinsip-prinsip dasar sebagai berikut :

1)Kegiatan masyarakat sebaiknya dimulai dengan kegiatan yang memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, bukan hanya kegiatan kesehatan secara langsung, ini berarti bahwa kegiatan tidak terbatas pada aspek kesehatan saja melainkan juga mencakup aspek-aspek kehidupan lainnya yang secara tidak langsung menunjang peningkatan taraf kesehatan.

2)    Dalam membina kegiatan masyarakat diperlukan kerja sama yang baik :

3)    Antar dinas-dinas, intansi-intansi, lembaga-lembaga lainnya yang bersangkutan.

4)    Antar dinas-dinas, intansi-intansi, lembaga-lembaga tersebut dengan masyarakat.

5) Dalam hal masyarakat tidak dapat memecahkan masalah atau kehidupan sendiri, maka pelayanan langsung diberikan oleh sector yang bersangkutan.

7. Pokok-Pokok Kegiatan PKMD

Adapun pokok-pokok kegiatan dalam PKMD adalah sebagai berikut :

1) Persiapan masyarakat, yaitu upaya yang bertujuan agar masyarakat memahami PKMD, dan mampu berperan aktifdalam setiap kegiatan PKMD.

  • Pengenalan terhadap masyarakat.
  • Pengenalam masalah melalui:
  1. Pengumpulan data (SDM)
  2. Penyajian yang dapat dimengerti masyarakat.
  3. Menyelesaikan masalah yang ada dengan prioritas yang perlu ditanggulangi.

~        Pembentukan kader dan  pengorganisasian kader.

~        Pelatihan kader kesehatan desa yang disebut “promoter kesehatan desa”

2)  Perencanaan Kegiatan PKMD

  • Memilih prioritas masalah
  • Menetapkan jenis kegiatan
  • Menyusun rencana kerja yang meliputi:

~        Tujuan yang ingin dicapai.

~        Strategi yang ingin ditempuh pengorganisasian.

~        Pengorganisasian.

~        Pembiayaan.

~        Waktu pelaksanaan.

~        Tindakan.

3)  Pelaksanaan kegiatan.

  • Kader dan mahasiswa melaksanakan masing-masing tugas sesuai yang telah disepakati.
  • Kader dan pengurus  desa serta petugas kesehatan memantau kegiatan.
  • Dalam proses kegiatan selalu diadakan pertemuan-pertemuan (POKJA-POKJA).
  • Dimonitori  adalah rencana kerja yang disepakati.

~        Ketepatan pelaksanaan

~        Ketepatan waktu.

~        Penerimaan dan penggunaan biaya.

~        Penyediaan dan penggunaan biaya.

~        Hasil-hasil yang ingin dicapai.

~        Jumlah dan kualitas partisipasi masyarakat.

4)  Penilaian (Evaluasi) PKMD

  • Penilaian hasil kegiatan.
  • Penilaian hasil sementara
  • Penilaian hasil akhir.

5) Pembinaan PKMD

Pembinaan berarti upaya-upaya untuk memelihara dan meningkatkan kegiatan yang telah dimulai dalam menjamin kelangsungan program.

6) Perluasan program PKMD.

Dilakukan secara bertahap.

8. Langkah-Langkah Pemetaan PKMD

Berikut ini adalah langkah-langkah pemetaan PKMD :

  • Pelaksanaan kegiatan pembangunan kesehatan masyarakat desa (PKMD) yang dilakukan masyarakat minimal mencakup salah satu dari 8 unsur Primary Haelath Care sebagai berikut:

~ Pendidikan mengenai masalah kesehatan dan cara pencegahan penyakit serta perlindungannya.

~  Peningkatan persediaan makanan dan peningkatan gizi.

~   Pengadaan air bersih dan sanitasi dasar yang memadai.

~   Kesehatan Ibu dan Anak termasuk keluarga berencana

~   Imunisasi untuk penyakit yang utama

~   Pencegahan dan pengendalian penyakit endemi setempat

~   Pengobatan penyakit umum dan luka-luka

~   Penyediaan obat esensial.

  • Pengembangan dan Pembinaan PKMD dilakukan sebagai berikut:

~   Berpedoman pada GBHN.

~ Dilakukan dengan kerja sama lintas program dan lintas sektor melalui pendekatan edukatif.

~  Koordinasi pembinaan melalui jalur fungsional pada Gubernur, Bupati, atau Camat.

~  Merupakan bagian integral dari pembangunan desa secara keseluruhan.

~  Kegiatan dilaksanakan dengan membentuk mekanisme kerja yang efektif antara instansi yang berkepentingan dalam pembinaan masyarakat desa.

~ Puskesmas sebagai pusat pembangunan dan pengembangan kesehatan berfungsi sebagai dinamisator.

9. Hal-hal yang Diperlukan dalam Pelaksanaan Kegiatan PKMD

Adapun hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan PKMD adalah sebagai berikut :

1) Masyarakat perlu dikembangkan pengertiannya yang benar tentang kesehatan dan tentang program-program yang dilaksanakan pemerintah.

2)  Masyarakat perlu dikembangkan kesadarannya akan potensi dan sumber daya yang dimiliki serta harus dikembangkan dan dibina kemampuan dan keberaniannya untuk berperan secara aktif dan berswadaya dalam meningkatkan mutu hidup dan kesejahteraan mereka.

3) Sikap mental pihak penyelenggara pelayanan perlu dipersiapkan terlebih dahulu agar dapat menyadari bahwa masyarakat mempunyai hak dan potensi untuk menolong diri mereka sendiri dalam meningkatkan mutu hidup dan kesejahteraan mereka.

4)Harus ada kepekaan dari para pembina untuk memahami aspirasi yang tumbuh dimasyarakat dan dapat berperan secara wajar dan tepat.

5)  Harus ada keterbukaan dan interaksi yang dinamis dan berkesinambungan baik antara para pembina maupun antara pembina dengan masyarakat, sehingga muncul arus pemikiran yang mendukung kegiatan PKMD.

BAB III

PENUTUP

1.Kesimpulan

Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang dilaksanakan atas dasar gotong royong dan swadaya dalam rangka menolong masyarakat sendiri dalam memecahkan masalah, terutama masalah kesehatan, secara mandiri, untuk memenuhi kebutuhannya di bidang kesehatan dan di bidang lain yang berkaitan agar mampu mencapai kehidupan yang sehat sejahtera.

Sehingga diharapkan dengan adanya program PKMD ini, derajat kesehatan masyarakat, terutama masyarakat desa yag jarang terpapar dengan tenaga kesehatan.

2. Saran

Dalam proses pengumpulan bahan, penyusunan, dan penulisan makalah ini, tim penulis tidak terlepas dari kesalahan. Oleh karena itu, tim penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari pihak pembaca demi kesempurnaan makalah ini di masa yang akan datang.

DAFTAR PUSTAKA

  • Ali, Zaidin (2000) Pengantar Pelayanan Keperawatan Di Puskesmas; seri 6 Perawatan Kesehatan Masyarakat, Depok
  • Depkes RI (1987) Peran Serta Masyarakat, Pusat Pendidikan dan Latihan Pegawai, Jakarta
  • Effendi, Nasrul (1998) Dasar-Dasar Kesehatan Masyarakat, Ed. 2, EGC, Jakarta
  • Ryadi Slamet (1982) Ilmu Kesehatan Masyarakat ; Dasar-Dasar Dan Sejarah Perkembangannya,Ed. Revisi, Usaha Nasional, Surabaya.