Contoh Makalah Pengantar Bisnis (Ekonomi Manajaemen)

Contoh Makalah Pengantar Bisnis

Contoh Makalah Pengantar Bisnis (Ekonomi Manajaemen)

Makalahkita.com – Contoh Makalah Pengantar Bisnis (Ekonomi Manajaemen) yang saya bagikan ini sebagai bahan informasi referensi dalam pembuatan makalah yang benar. Kembali ke tema pembahasan contoh makalah. Tujuan saya ingin membatu adik-adik atau rekan-rekan yang lain dalam menyelesaikan tugas makalah sekolah maupun tugas makalah kuliah. Seperti yang saya alami ketika mengenyam bangku pendidikan di beri tugas untuk membuat makalah, namun saya agak kesulitan karena waktu dulu saya cari referensi hanya dari buku dan itu pun terbatas. Untuk itu silahkan menikmati contoh makalah berikut ini.

Adapun untuk Ukuran Margin, Font, dan Spasi Makalah Yang Benar adalah Sebagai Berikut:

  1. Margin : Top 4, Left 4, Botton 3 dan Right 3 ( cm)
  2. Font : Times New Roman Ukuran 12
  3. Kertas : Size A4
  4. Spasi : 1.5

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………….. i

DAFTAR ISI ……………………………………………………………………..……………ii

BAB I. PENDAHULUAN ……………………………………………………………………1

1.1       Latar Belakang …………………………………………………………………1

1.2       Rumusan Masalah ……………………………………………………………..2

1.3       Tujuan Penulisan  ………………………………………………………………2

1.4       Manfaat Penulisan ……….………………………………………………………2

1.5       Metodologi Penulisan ……………………………………………………………3

BAB II. ISI ……………………………………………………………………………………3

 2.1       Pengertian Bisnis …………………………………………………………………3

2.2       Tujuan Bisnis…………………………………………………………………….5

2.3       Fungsi Bisnis…………………………………………………………………….5

2.4       Elemen-elemen Bisnis…………………………………………………………….7

2.5       Aspek-aspek Bisnis……………………………………………………………..7

2.6       Karakteristik Bisnis………………………………………………………………7

2.7       Faktor yang Mempengaruhi Bisnis………………………………………………..8

2.8       Problema Bisnis………………………………………………………………….8

2.9       Bentuk Dasar Kepemilikan Bisnis…………………………………………………9

2.10     Klasifikasi Bisnis………………………………………………………………..10

2.11     Manajemen Bisnis………………………………………………………………11

BAB III. PENUTUP …………………………………………………………………………12

3.1       Kesimpulan…………………………………………………………………….12

3.2       Saran…………………………………………………………………………..1

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………..13

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bisnis merupakan aktivitas yang selalu ada di sekitar kita dan dikenal oleh kaum muda hingga kaum tua. Pada era globalisasi saat ini, masyarakat Indonesia khususnya para mahasiswa masih bingung dengan manfaat dan tujuan dari bisnis tersebut. Bangsa Indonesia, merupakan bangsa yang memiliki kekayaan alam yang melimpah jika kita tidak pandai mengatur itu semua, maka bangsa kita akan jatuh ke dalam keterpurukan dalam hal perekonomian, kemiskinan dan menjadikan negeri kita gagal atau miskin. Pasti sebagai rakyat Indonesia kita tidak  mau jika hal tersebut terjadi di negara yang kita cintai.

Dilihat dari pertumbuhan ekonomi kita saat ini, jumlah pengangguran di Indonesia menduduki angka yang sangat fantastis. Namun, pemerintah belum bisa mengatasi problema tersebut. Jika adanya pasar kerja yang dibuka, masyarakat berbondong-bondong untuk menjadi pegawai negeri yang di impikan tetapi pekerjaan kita tidak hanya pegawai negeri saja. Masih banyak pekerjaan yang bisa kita lakukan pewirausaha atau pengusaha.

Maka dari itu, penulis ingin membahas makalah ini yang berjudul “Belajar Mengenal Bisnis” yang menjadi salah satu topik pembahasan penulis. Penulis berusaha untuk menyusun makalah ini semenarik mungkin agar para masyarakat khususnya mahasiswa dapat menyukai makalah ini. Sehingga, mahasiswa dapat mengenal dan mengerti bahkan mampu memahami serta menambah wawasan dalam dunia bisnis.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam pembahasan makalah ini adalah :

1.2.1  Apa yang dimaksud dengan bisnis ?

1.2.2 Apa tujuan bisnis ?

1.2.3 Apa fungsi bisnis ?

1.2.4 Apa elemen-elemen dalam bisnis ?

1.2.5 Apa aspek-aspek bisnis ?

1.2.6 Apa karakteristik bisnis ?

1.2.7  Apa faktor yang menentukkan bisnis ?

1.2.8 Apa problema bisnis yang dihadapi saat ini ?

1.2.9 Bagaimana bentuk dasar kepemilikan bisnis ?

1.2.10  Apa klasifikasi bisnis ?

1.2.11   Apa manajemen bisnis ?

1.3  Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan dalam penulisan makalah ini adalah :

1.3.1Untuk memenuhi dan melengkapi tugas pengantar bisnis yang bermuatan softskill

1.3.2  Untuk memberikan informasi kepada mahasiswa mengenai materi pengantar bisnis

1.4  Manfaat Penulisan

Manfaat penulisan dalam penulisan makalah ini adalah :

1.4.1  Agar mahasiswa mengenal dan memahami dunia bisnis

1.4.2  Agar menambah wawasan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai bisnis

1.5 Metodologi Penulisan

Untuk mempermudah dan membantu kelancaran penulisan yang dilaksanakan, maka penulis menggunakan metode kepustakaan, yakni:

  1. Penulis mencari berbagai referensi buku sebagai sumber penulis untuk membuat makalah ini.
  2. Penulis juga mencari sumber lainnya melalui situs-situs internet.

BAB II

 ISI

2.1 Pengertian Bisnis

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.

Berikut beberapa pengertian bisnis menurut beberapa tokoh diantaranya :

  1. Menurut Brown dan  Petrello : “Business is an institution which produces goods and services demanded by people”, yang berarti bisnis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat sambil memperoleh laba. (1976)
  2. Menurut Steinford : “Business is all those activities involved in providing the goods and services needed or desired by people”, yang berarti bisnis sebagai aktivitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen. (1979)
  3. Menurut Griffin dan Ebert : “Business is an organization that provides goods or services in order to earn provit” , yang berarti bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang dan jasa yang bertujuan untuk menghasilkan profit (laba). (1996)
  4. Menurut Hughes dan Kapor : “Business is the organized effort of individuals to produces and sell for a provit, the goods and services that satisfy societies needs. The general terms business refer to all such efforts within a society or within a industry”, yang berarti bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang  terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri.
  5. Menurut Allan Afuah   : Bisnis adalah sekumpulan aktivitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara menggembangkan dan mentransformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen. (2004)
  6. Menurut Glos, Steade dan Lowry : Bisnis merupakan jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standart serta kualitas hidup mereka.
  7. Menurut Musselman dan Jackson : Bisnis merupakan suatu aktivitas yang memenuhi kebutuhan dan keinginan ekonomis masyarakat dan perusahaan diorganisasikan untuk terlibat dalam aktivitas tersebut.

2.2 Tujuan Bisnis

Bagi para wiraswasta ataupun pengusaha tujuan mereka berbisnis yakni berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen yaitu berupa barang dan jasa.

Namun tujuan berbisnis  bagi sebuah perusahaan yakni mendapatkan laba maksimum yang merupakan suatu imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari penyediaan suatu produk bagi para konsumen.

2.3 Fungsi Bisnis

Fungsi bisnis terbagi menjadi dua yakni menurut  tokoh dan fungsi dalam mikro dan   makro yakni :

  1. Menurut Steinhoff (1979:17), fungsi yang dilakukan oleh aktivitas bisnis dapat dikelompokkan ke dalam tiga fungsi dasar, yaitu :
  2. Acquiring Raw Materials ( Memperoleh bahan baku )

Dalam membuat roti kita memerlukan tepung terigu untuk membuatnya, membuat lemari kita juga memerlukan kayu untuk membuatnya, dan dalam membuat buku tulis kita memerlukan dahan untuk dapat membuatnya.

  1. Manufacturing Raw Materials into Products

Setelah bahan baku yang kita peroleh nanti akan diolah menjadi sebuah produk.

misalnya : dalam membuat roti, tepung terigu diubah menjadi roti dengan berbagai rasa.

  1. Distributing Products to Consumers

Produk yang dihasilkan lalu di distribusikan kepada konsumen.

1. Fungsi mikro bisnis

Konstribusi terhadap pihak yang berperan langsung, yakni :

  1. Pekerja atau Karyawan

Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kinerjanya, sedangkan manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan dengan omzet penjualan dan laba.

2. Dewan Komisaris

Mengawasi dan memantau kegiatan manajemen dan memastikan berjalannya kegiatan hingga mencapai tujuan perusahaan.

3. Pemegang Saham

Investor memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap suatu perusahaan.

  1. Fungsi makro bisnis

a. Masyarakat Sekitar Perusahaan

Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.

b. Bangsa dan Negara

Bertanggung jawab kepada bangsa dan negara yang diwujudkan dalam bentuk membayar pajak.

2.4 Elemen-elemen Bisnis

Elemen – elemen bisnis terbagi menjadi empat, yaitu :

  1. Modal ( Capital )

Sejumlah uang yang digunakan untuk menjalankan kegiatan bisnis yaitu transaksi.

  1. Bahan-bahan ( Materials )

Factor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah dan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.

  1. Sumber Daya Manusia ( SDM )

Kualifikasi SDM yakni memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas tinggi.

  1. Keterampilan Manajemen ( Management Skill )

Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen.

2.5  Aspek-aspek Bisnis

Aspek bisnis terbagi menjadi empat yaitu:

  1. Kegiatan individu dan kelompok
  2. Penciptaan nilai
  3. Penciptaan barang dan jasa
  4. Keuntungan melalui transaksi

2.6 Karakteristik Bisnis

Adapun karakteristik yang dimiliki oleh bisnis yang terdiri dari tiga karakteristik yakni :

  1. Kompleksitas dan keanekaragaman
  2. Saling ketergantungan
  3. Perubahan dan inovasi

2.7 Faktor yang Mempengaruhi Bisnis

Terdapat tiga faktor yang menentukkan iklim bisnis, diantaranya :

1.Investasi

Penggunaan sumber-sumber untuk menciptakan modal baru.

2. Tabungan

Jumlah yang diputuskan oleh para pekerja untuk ditabung akan menentukan kuat lemahnya multiplier tersebut. Semakin banyak tabungan berarti semakin sedikit pengeluaran dan semakin lemah multiplier tersebut.

3. Pemerintah

Pemerintah berperan sebagai pengelola sistem bisnis. Pemerintah memiliki dua kebijaksanaan yang dapat mempengaruhi bisnis, yaitu :

4. Kebijaksanaan Fiskal

Kebijaksanaan yang digunakan umtuk mempengaruhi permintaan dengan meningkatkan pajak (mengurangi permintaan) atau meningkatkan pengeluaran pemerintah (meningkatkan permintaan)

  1. Kebijaksanaan Moneter

Kebijaksanaan yang berkaitan dengan pengelolaan supply (penawaran) uang untuk meningkatkan atau menurunkan permintaan.

2.8 Problema Bisnis

Tiga persoalan yang selalu menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat karena dapat mempengaruhi setiap konsumen dalam sistem bisnis, yaitu :

  1. Inflasi

Inflasi adalah suatu kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian.

  1. Produktivitas

Produktivitas adalah keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja.

  1. Pengangguran

Tingkat pengangguran di Indonesia tidak dapat ditentukan secara tepat karena sulitnya mendapatkan data yang akurat. Salah satu timbulnya pengangguran karena banyaknya karyawan yang di PHK dimana perusahaan sudah tidak mampu lagi membayar mereka sebagai akibat turunnya penghasilan (dari penjualan) secara drastis

2.9 Bentuk Dasar Kepemilikan Bisnis

Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:

  • Perusahaan perseorangan: Bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.
  • Persekutuan:Bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan, setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persekutuan komanditer dan firma.
  • Perseroan:Bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas harta perusahaan.
  • Koperasi:Bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.

2.10 Klasifikasi Bisnis

Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.

  • Manufakturadalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
  •  Bisnis jasaadalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
  • Pengecerdan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer.
  • Bisnis pertaniandan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
  • Bisnis finansialadalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
  • Bisnis informasiadalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
  •  Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
  • Bisnis real estateadalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
  • Bisnis transportasiadalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.

2.11  Manajemen Bisnis

Tujuan dari manajemen bisnis adalah untuk menciptakan kekayaan bagi pemilik usaha dengan memberikan beberapa nilai yang konsumen butuhkan.

Proses manajemen bisnis melibatkan :

  • Meneliti pasar untuk peluang bisnis yang menguntungkan
  • Mengembangkan strategi untuk manajemen pemasaran, manajemen operasi, manajemen keuangan dan manajemen sumber daya manusia
  •   Melaksanakan strategi melalui perencanaan, pengorganisasian, memotivasi dan kontrol kelangsungan hidup jangka panjang mengharuskan bahwa bisnis dikelola secara bertanggung jawab dan beretika dengan membahas isu-isu lingkungan dan tujuan karir karyawan.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Dari analisis diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa menjalankan suatu bisnis itu tidak mudah kita harus memahami terlebih dahulu apa saja komponen-komponen yang ada di dalam bisnis. Sehingga kita tidak mengalami kerugian atau gulung tikar dari usaha yang kita jalankan.

3.2 Saran dan Kritik

Adapun saran yang penulis berikan kepada pembaca, diantaranya :

  • Para pembaca dapat lebih memahami dan memaknai pentingnya belajar bisnis
  • Bagi generasi muda, khususnya mahasiswa mulailah berbisnis dari hati dan secara tekun
  • Dalam melakukan atau menjalankan bisnis bagi pemula kita dapat bertanya kepada pembisnis atau pengusaha yang sudah sukses dalam dunia bisnisnya.

Demikianlah makalah mengenai bisnis yang dapat penulis sampaikan, penulis berharap  kepada pembaca agar dapat memberikan penulis kritikan maupun masukkan yang positif demi penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini memberikan faedah bagi kita semua.

DAFTAR PUSTAKA

  • Widyatmini.1996.Diktat Pengantar Bisnis.Gunadarma:Jakarta.
  • DH Basu Swastha DR.1998. Pengantar Bisnis Modern.Liberty:Yogyakarta.
  • Solihin Ismail.2006.Pengantar Bisnis. PrenadaMedia:Jakarta.
  • Zamroni M.2009.Buku Kantong Ekonomi IPS.Pustaka Widyatama:Yogyakarta.

1 Trackback / Pingback

  1. Contoh Makalah Kewirausahaan Salon Kecantikan (Lengkap)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*