Contoh Makalah Tumbuh Kembang Anak Yang Baik dan Benar

Contoh Makalah Tumbuh Kembang Anak

Contoh Makalah Tumbuh Kembang Anak Yang Baik dan Benar

MakalahkitaContoh Makalah Tumbuh Kembang Anak Yang Baik dan Benar yang saya bagikan ini sebagai bahan informasi referensi dalam pembuatan makalah yang benar. Kembali ke tema pembahasan contoh makalah. Tujuan saya ingin membatu adik-adik atau rekan-rekan yang lain dalam menyelesaikan tugas makalah sekolah maupun tugas makalah kuliah. Seperti yang saya alami ketika mengenyam bangku pendidikan di beri tugas untuk membuat makalah, namun saya agak kesulitan karena waktu dulu saya cari referensi hanya dari buku dan itu pun terbatas. Untuk itu silahkan menikmati contoh makalah berikut ini.

Adapun untuk Ukuran Margin, Font, dan Spasi Makalah Yang Benar adalah Sebagai Berikut:

  1. Margin : Top 4, Left 4, Botton 3 dan Right 3 ( cm)
  2. Font : Times New Roman Ukuran 12
  3. Kertas : Size A4
  4. Spasi : 1.5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam kehidupan anak ada dua proses yang beroperasi secara kontinu, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Banyak orang yang menggunakan istilah “pertumbuhan” dan “perkembangan” secara bergantian. Kedua proses ini berlangsung secara interdependensi, artinya saling bergantung satu sama lain.

Kedua proses ini tidak bisa dipisahkan dalam bentuk-bentuk yang secara pilah berdiri sendiri-sendiri; akan tetapi bias dibedakan untuk maksud lebih memperjelas penggunaannya.   Dalam hal ini kedua proses tersebut memiliki tahapan-tahapan diantaranya tahap secara moral dan spiritual. Karena pertumbuhan dan perkembangan peserta didik dilihat dari tahapan tersebut memiliki kesinambungan yang begitu erat dan penting untuk dibahas maka kita meguraikannya dalam bentuk struktur yang jelas baik dari segi teori sampai kaitannya dengan pengaruh yang ditimbulkan.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :

  1. Apa yang yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan?
  2. Apa saja pertumbuhan dan perkembangan masa konsepsi sampai remaja?

1.3 Tujuan

  1. Untuk memenuhi tugas Ilmu Keperawatan Dasar 1 tentang Pertumbuhan dan perkembangan masa konsepsi sampai remaja.
  2. Untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan masa konsepsi sampai remaja.

1.4  Manfaat

  1. Bagi Penulis

Menambah wawasan pengetahuan Ilmu Keperawatan Dasar 1 tentang Pertumbuhan dan perkembangan masa konsepsi sampai remaja.

  1. Bagi Pembaca

Memberikan wawasan tentang Pertumbuhan dan perkembangan masa konsepsi sampai remaja. Serta dapat menambah dan meningkatkan wawasan pengetahuan khususnya di bidang Ilmu Keperawatan Dasar 1.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

2.1.1. Pengertian Pertumbuhan

         Pertumbuhan (growth) merupakan peningkatan jumlah dan besar sel diseluruh bagian tubuh selama sel-sel tersebut membelah diri dan menyintesis protein-protein baru. Menghasilkan penambahan jumlah berat secara keseluruhan atau sebagian.

Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal pada anak yang sehat pada waktu yang normal. Pertumbuhan dapat juga diartikan sebagai proses transmisi dari konstitusi fisik (keadaan tubuh atau keadaan jasmaniah ) yang herediter dalam bentuk proses aktif secara berkesinambungan. Jadi, pertumbuhan berkaitan dengan perubahan kuantitatif yang menyangkut peningkatan ukuran dan struktur biologis.

2.1.2. Pengertian Perkembangan

          Perkembangan (development), adalah perubahan secara berangsur-angsur dan bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh, meningkat dan meluasnya kapasitas seseorang melalui pertumbuhan, kematangan, atau kedewasaan, dan pembelajaran. (wong, 2000).

Secara umum konsep perkembangan dikemukakan oleh Werner (1957) bahwa perkembangan berjalan dengan prinsip orthogenetis, perkembangan berlangsung dari keadaan global dan kurang berdiferensiasi sampai ke keadaan di mana diferensiasi, artikulasi, dan integrasi meningkat secara bertahap. Proses diferensiasi diartikan sebagai prinsip totalitas pada diri anak. Dari penghayatan totalitas itu lambant laun bagian- bagiannya akan menjadi semakin nyata dan tambah jelas dalam rangka keseluruhan.

2.2  Tahapan Tumbuh Kembang

       Tahap tumbuh kembang anak secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Tahap tumbuh kembang usia 0-6 tahun, terbagi atas :

Ø Masa Pranatal mulai masa embrio (mulai konsepsi-8 minggu), masa fetus (9 minggu sampai lahir),

Ø Masa Pascanatal mulai dari masa neonatus (0-28 hari), masa bayi (29 hari-1 tahun), masa anak (1-2 tahun), dan masa prasekolah (3-6 tahun).

  1. Tahap tumbuh kembang usia 6 tahun keatas, terdiri atas

Ø  Masa Sekolah (6-12 tahun)

Ø  Masa Remaja (12-18 tahun)

TAHAP TUMBUH KEMBANG USIA 0-6 TAHUN

  1. Masa Pranatal

         Masa pranatal (saat dalam kandungan) adalah waktu yang terletak antara masa pembuahan dan masa kelahiran. Pada saat ini terjadi pertumbuhan yang luar biasa dari satu sel menjadi satu organisme yang lengkap dengan otak dan kemampuan berperilaku, dihasilkan dalam waktu Iebih kurang sembilan bulan.

Masa pranatal terdiri atas dua fase yaitu :

  1. Fase Embrio.
  2. Fase Fetus.
  1. Masa Pascanatal

          Tumbuh kembang pada masa pascanatal dibagi ke dalam beberapa fase berikut :

  1. Masa Neonatus (0-28 hari)

       Tumbuh kembang masa pascanatal diawali dengan masa neonatus, yaitu dimana terjadinya kehidupan yang baru. Pada masa ini terjadi proses adaptasi semua sistem organ tubuh, dimulai dari aktifitas pernafasan, pertukaran gas dengan frekuensi pernapasan antara 35-50 kali permenit, penyesuaian denyut jantung antara 120-160 kali permenit, perubahan ukuran jantung menjadi lebih besar di bandingkan dengan rongga dada, kemudian gerakan bayi mulai meningkat untuk memenuhi kebutuhan gizi.

  1. Masa Bayi (29 hari – 1 tahun)

         Pada masa bayi, tahap tumbuh kembang dapat dikelompokkan menjadi 3 tahap yaitu :

Ø   Usia 1-4 bulan, tumbuh kembang pada tahap ini diawali dengan perubahan berat badan. Bila gizi anak baik, maka perkiraan berat badan akan mencapai 700-1000 g/bulan. Pertumbuhan tinggi badan agak stabil, tidak mengalami kecepatan dalam pertumbuhan tinggi badan.

Ø  Usia 4-8 bulan, pertumbuhan pada usia ini ditandai dengan perubahan berat benda pada waktu lahir. Rata-rata kenaikan berat benda adalah 500-600 g/bulan, apabila mendapatkan gizi yang baik. Sedangkan pertumbuhan tinggi badan tidak mengalamikecepatan dan stabil berdasarkan pertambahan umur.

Ø Usia 8-12 bulan, pada usia ini pertumbuhan berat badan dapat mencapai tiga kali berat badan lahir, pertambahan berat badan perbulan sekitar 350-450 gram pada usia 7-9 bulan, 250-350 gram pada usia 10-12 bulan, bila memperoleh gizi baik. Pertumbuhan tinggi badan sekitar 1,5 kali tinggi badan pada saat lahir. Pada usia 1 tahun, pertambahan tinggi badan masih stabil dan diperkirakan mencapai 75 cm.

  1. Masa Anak (1-2 tahun)

       Pada masa ini, anak akan mengalami beberapa perlambatan dalam pertumbuhan fisik. Pada tahun kedua, anak hanya mengalami kenaikan berat badan sekitar 1,5 – 2,5 kg dan penambahan tinggi badan 6-10 cm. Pertumbuhan otak juga akan mengalami perlambatan, kenaikan lingkar kepala hanya 2 cm. untuk pertumbuhan gigi, terdapat tambahan 8 buah gigi susu, termasuk gigi geraham pertama dan gigi taring, sehingga seluruhnya berjumlah 14-16 buah. Pada usia 2 tahun, pertumbuhan fisik berat badan sudah mencapai 4x berat badan lahir dan tinggi badan sudah mencapai 50 persen tinggi badan orang dewasa. Menginjak usia 3 tahun, rata-rata berat badan naik menjadi 2-3 kg/tahun, tinggi badan naik 6-8 cm/tahun, dan lingkar kepala menjadi sekitar 50 cm.

  1. Masa Prasekolah (3-6 tahun)

          Pada masa prasekolah, berat badan mengalami kenaikan rata-rata 2kg/tahun. Tubuh anak terlihat kurus, akan tetapi aktivitas motorik tinggi dan sistem tubuh mencapai kematangan dalam hal berjalan, melompat, dan lain-lain. Tinggi badan bertambah rata-rata 6,75 – 7,5 cm setiap tahun.

          Pada masa ini anak mengalami proses perubahan pola bakan, umumnya mengalami kesulitan untuk makan. Anak juga mulai menunjukkan kemandirian pada proses eliminasi.

TAHAP TUMBUH KEMBANG USIA 6 TAHUN KEATAS

  1. Masa Sekolah (6-12 tahun)

        Fase perkembangan yang berlangsung sejak kira-kira umur 6 sampai 12 tahun, sama dengan masa usia Sekolah Dasar. Anak-anak menguasai keterampilan-keterampilan dasar membaca, menulis dan berhitung. Secara formal mereka mulai memastiki dunia yang lebih luas dengan budayanya. Pencapaian prestasi menjadi arah perhatian pada dunia anak, dan pengendalian diri sendiri bertambah pula.

  1. Masa Remaja (12-18 tahun)

        Pada masa remaja ini banyak dijumpai masalah, karena masa ini merupakan proses menuju kedewasaan dan anak ingin mencoba mandiri. Masalah yang sering dijumpai adalah perubahan bentuk tubuh.

        Perkembangan khusus yang terjadi pada masa ini adalah kematangan identitas seksual yang ditandai dengan perkembangan organ reproduksi. Masa ini merupakan masa krisis identitas dimana anak memasuki proses pendewasaan dan meninggalkan masa anak-anak, sehingga membutuhkan bantuan dari orang tua.

2.3 Pertumbuhan dan perkembangan masa konsepsi sampai remaja.

  1. Pertumbuhan dan perkembangan embrio manusia dalam kandungan
UsiaCiri-ciri
1 bulan

(4 minggu)

Bagian kepala, jantung, dan hati mulai terbentuk; sistem pencernaan sebagai suatu saluran sederhana; ada sebuah ekor yang khas; jaringan-jaringan ekstra embrionik mulai muncul.
2 bulan

(8 minggu)

Telinga, mata, jari-jari, mulut, hidung, dan tumit merupakan bentuk-bentuk tersendiri; tulang mulai dibentuk, sistem pencernaan terbentuk; sistem saraf dan sistem sirkuler mulai berfungsi; adanya alat kelamin luar, tetapi belum dapat dibedakan jenis kelaminnya.
3 bulan

(12 minggu)

Ginjal, hati, tangan, lengan, tungkai, kaki, dan sistem pencernaan telah berkembang baik; alat kelamin luar antara pria dan wanita mulai dapat dibedakan; paru-paru mulai jelas; adanya gerakan-gerakan kecil dari janin.
4 bulan

(16 minggu)

Detak jantung sudah dapat dirasakan; terbentuknya tulang-tulang di seluruh tubuh; kulit berkembang sepenuhnya; sudah dapat ditentukan jenis kelaminnya; munculnya alis, bulu mata, dan rambut kepala; gerakan janin meningkat.
9,5 bulan

(38 minggu)

Sejak minggu ke-16 sampai saat kelahiran terjadi akumulasi lemak di bawah kulit; menjelang minggu ke-22 janin mulai membuka matanya; gerakan-gerakan janin dirasakan oleh ibunya, terjadi kenaikan gerak badan yang sangat cepat; pada bulan ke-7 posisi kepala ke bawah sebagai persiapan untuk kelahiran.
  1. Pertumbuhan dan perkembangan setelah lahir
  1. Pertumbuhan dan Perkembangan Balita
  2. Ciri-ciri fisik
UsiaPertumbuhanPerkembangan
Tinggi BadanBerat BadanMotorikKognitif
0–3 bulan45–65 cm3–5 kgMenggerakkan beberapa bagian

tubuh seperti tangan, kepala, dan mulai belajar memiringkan tubuh.

Mulai mengenal suara, bentuk benda dan warna.
6–9 bulan64- 70 cm7–9 kgDapat menegakkan kepala, belajar tengkurap sampai dengan duduk (pada usia 8 – 9 bulan), dan memainkan ibu jari kaki.Mengoceh, sudah mengenal wajah

seseorang, bisa membedakan

suara, belajar makan dan mengunyah

12–18 bulan74–81 cm10–11 kgBelajar berjalan dan berlari,

mulai bermain, dan koordinasi

mata semakin baik.

Mulai belajar berbicara, mempunyai

ketertarikan terhadap jenis-jenis benda, dan mulai muncul rasa ingin tahu.

2–3 tahun86–96 cm12–15 kgSudah pandai berlari, berolahraga, dan dapat meloncatKeterampilan tangan mulai membaik,

pada usia 3 tahun belajar menggunting kertas, belajar

menyanyi, dan membuat coretan

sederhana.

4–5 tahun100–120 cm16–22 kgDapat berdiri pada satu kaki,

mulai dapat menari, melakukan

gerakan olah tubuh, keseimbangan

tubuh mulai membaik.

Mulai belajar membaca, berhitung,

menggambar, mewarnai, dan merangkai

kalimat dengan baik.

 
 
  1. Ciri-ciri Psikologis
UsiaCiri-ciri Psikologis Balita (bawah lima tahun)
0-5 tahunMulai mengenal lingkungan. Membutuhkan perhatian khusus dari orang tua. Senang bermain. Bersifat kekanak-kanakan (manja). Cenderung keras kepala. Suka menolak perintah. Membutuhkan zat gizi yang banyak. Hormon pertumbuhan dihasilkan secara meningkat.
  1. Pertumbuhan dan Perkembangan masa anak-anak
  2. Ciri-ciri fisik
UsiaPertumbuhanPerkembangan
Tinggi BadanBerat BadanMotorikKognitif
6–8 tahun120–130 cm21–27 kgMampu meloncati tali setinggi 25 cm, belajar naik sepeda.Menggambar dengan bentuk proporsional,

memakai dan mengancingkan

baju, menulis, lancar

membaca, tangkas dalam berhitung, belajar bahasa asing, belajar memainkan alat musik.

9–10 tahun131–145 cm28–33 kgMelakukan olah raga permainan seperti bulutangkis, sepak bola, tangkas bersepeda.Pandai menyanyi, mampu membuat sebuah karangan, Menyerap

pelajaran dengan optimal, mulai belajar berdiskusi dan mengemukakan

pendapat.

11–12 tahun145–152 cm33–39 kgMelompat tali sampai di atas 50 cm, meloncat sejauh lebih dari 1 meter,

terampil dalam menggunakan

peralatan.

Konsentrasi belajar meningkat, mulai belajar bertanggung jawab, senang berpetualang dan mempunyai rasa ingin tahu yang besar.
 
 
  1. Ciri-ciri Psikologis
UsiaCiri-ciri Psikologis
6 – 12 tahunGigi susu mulai tanggal dan gigi permanen mulai tumbuh. Pertumbuhan jiwanya relatif stabil. Daya ingat kuat, mematuhi segala perintah gurunya. Mudah menghafal tetapi juga mudah melupakan. Sifat keras kepala mulai berkurang dan lebih dapat menerima, pengertian karena kemampuan logikanya mulai berkembang.
  1. Pertumbuhan dan Perkembangan masa remaja (puber)
 
  1. Ciri-ciri fisik
PerbedaanLaki-lakiPerempuan
Usia11 – 16 tahun10 – 15 tahun
Ciri khususTerjadi mimpi basahMengalami  menstruasi
Ciri – ciri kelamin sekundertumbuhnya kumis dan jambang, tumbuhnya rambut di ketiak dan

di sekitar alat kelamin, serta dada menjadi lebih bidang.

payudara tumbuh membesar, tumbuhnya rambut di ketiak dan di sekitar alat kelamin, serta membesarnya pinggul.
 
  1. Ciri-ciri Psikologis
UsiaCiri-ciri Psikologis
Kurang lebih usia 10 – 17 tahunMulai memperhatikan penampilan. Mudah cemas dan bingung bila adanya perubahan psikis. Tidak mau dibatasi aktivitasnya. Mulai memilih teman yang cocok. Tidak mau diperlakukan seperti anak kecil. Selalu ingin mencoba hal-hal baru. Senang meniru idola atau berkhayal. Mulai bersikap kritis. Mulai ada perubahan bentuk fisik. Mulai menghasilkan hormon reproduksi. Alat kelamin mulai berkembang. Hormon pertumbuhan masih terus dihasilkan.

BAB III

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Pertumbuhan (growth) merupakan peningkatan jumlah dan besar sel diseluruh bagian tubuh selama sel-sel tersebut membelah diri dan menyintesis protein-protein baru. Menghasilkan penambahan jumlah berat secara keseluruhan atau sebagian. Dan Perkembangan (development), adalah perubahan secara berangsur-angsur dan bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh, meningkat dan meluasnya kapasitas seseorang melalui pertumbuhan, kematangan, atau kedewasaan, dan pembelajaran. (wong, 2000).

.3.2 SARAN

       Adapun saran-saran dalam penulisan makalah ini adalah :

Ø Dapat meningkatkan wawasan tentang pertumbuhan dan perkembangan masa konsepsi sampai remaja.

DAFTAR PUSTAKA

  • Hidayat, A.Aziz Alimul, 2006, Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan, Jakarta: Salemba Medika.
  • Soetjiningsih, SpAk, 1995, Tumbuh Kembang Anak, Jakarta: EGC.

Makalahkita.com sebagai bahan referensi kebutuhan karya tulis makalah pendidikan, ekonomi, islam, filsafat, agama, bahasa indonesia, biologi, hukum, kesehatan, kewarganegaraan, kewirausahaan, olahraga, sains, sejarah dan tips makalah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*