Makalah Masalah Ekonomi Dan Sistem Perekonomian Yang Baik dan Benar

Makalah Masalah Ekonomi Dan Sistem Perekonomian

 Makalah Masalah Ekonomi Dan Sistem Perekonomian Yang Baik dan Benar

Makalahkita – Makalah Masalah Ekonomi Dan Sistem Perekonomian Yang Baik dan Benar yang saya bagikan ini sebagai bahan informasi referensi dalam pembuatan makalah yang benar. Merunut pada ulasan contoh makalah, saya berharap ini menjadi referensi kawan-kawan pelajar dalam memenuhi tugas makalah siswa dan tugas makalah mahasiswa. Seperti yang saya alami ketika mengenyam bangku pendidikan di beri tugas untuk membuat makalah, namun saya agak kesulitan karena waktu dulu saya cari referensi hanya dari buku dan itu pun terbatas. Berikut Contoh Makalah yang saya sajikan untuk semua:

Sebelumnya, untuk Ukuran Margin, Font, dan Spasi Makalah Yang Benar adalah Sebagai Berikut:

  1. Margin : Top 4, Left 4, Botton 3 dan Right 3 ( cm)
  2. Font : Times New Roman Ukuran 12
  3. Kertas : Size A4
  4. Spasi : 1.5

Makalahkita.com sebagai bahan referensi kebutuhan karya tulis makalah pendidikan, ekonomi, islam, filsafat, agama, bahasa indonesia, biologi, hukum, kesehatan, kewarganegaraan, kewirausahaan, olahraga, sains, sejarah dan tips makalah.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………………….

DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………….

BAB I  PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang………………………………………………………..
  2. Rumusan Masalah……………………………………………………
  3. Tujuan……………………………………………………………………

BAB II  PEMBAHASAN

  1. Pengertian………………………………………………………………
  2. Masalah Pokok Ekonomi dan Pengaruh Mekanisme Harga
  3. Sistem Perekonomian……………………………………………….
  4. Pemecahan masalah perekonomian melalui system perekonomian yang dianut

BAB  III PENUTUP

  1. Kesimpulan…………………………………………………………….
  2. Saran……………………………………………………………………..

BAB I

PENDAHULUAN

1.Latar belakang

Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Istilah “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.

Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri, yang mengkombinasikan matematika, statistik, dan teori ekonomi. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum), yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat, dari satu agen ekonomi ke agen yang lain.

2. Rumusan masalah

Pada bagian ini akan dipaparkan rumusan-rumusan dari masalah yang akan dibahas pada bab II (pembahasan). Adapun rumusannya adalah sebagai berikut :

  1. Apa pengertiannya?
  2. Masalah Pokok Ekonomi dan Pengaruh Mekanisme Harga?
  3. Sebutkan permasalahan serta jelaskan pemecahan masalah-masalah ekonomi?

3. Tujuan

  1. Menjelaskan pengertian ekonomi?
  2. Mengetahui masalah ekonomi?
  3. Menjelaskan system ekonomi?
  4. Menjelaskan pemecah masalah masalah perekonomian?

BAB II

PEMBAHASAN

1.Pengertian Ekonomi

Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Istilah “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Metodologi, sering disebut sebagai The queen of social sciences, ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri, yang mengkombinasikan matematika, statistik, dan teori ekonomi. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum), yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat, dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Di lain pihak, metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah.

2. Masalah Pokok Ekonomi dan Pengaruh Mekanisme Harga

Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia dihadapkan pada berbagai masalah. Hal ini dimungkinkan karena jumlah dan macam kebutuhan manusia tidak terbatas. Masalah pokok ekonomi yang dihadapi manusia dibedakan menjadi dua macam, yaitu masalah bagi produsen dan konsumen.

A.Masalah ekonomi bagi produsen

Berikut masalah ekonomi yang harus dihadapi oleh produsen :

  1. Barang apa yang harus diproduksi (what)
  2. Bagaimana barang tersebut diproduksi (why
  3. Untuk siapa barang tersebut diproduksi (what for)

B.Masalah ekonomi yang dihadapi konsumen

Masalah pokok yang dihadapi konsumen adalah terbatasya alat pemuas, padahal kebutuhan manusia tidak terbatas. Agar konsumen dapat memenuhi berbagai kebutuhannya maka konsumen akan menyusun skala prioritas. Adapun hal-hal yang mempengaruhi skala prioritas adalah tingkat pendapatan atau penghasilan, kedudukan seseorang, dan faktor lingkungan.

3. Pengaruh mekanisme harga

Krisis finansial global yang terjadi sejak akhir tahun 2007 telah menyebabkan perlambatan ekonomi global secara bertahap. Diperkirakan daya beli masyarakat menurun. Banyak pihak mengatakan bahwa krisis hanya terjadi pada negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Namun perlu diingat bahwa sebagian besar negara yang kekuatan pasarnya sedang tumbuh (energing market) menguasai 60% pangsa pasar ekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara maju. Karena itu, jika terjadi penurunan permintaan, pasti akan berdampak terhadap permintaan barang-barang dari negara-negara yang sedang tumbuh (emerging countries). Tentu hal ini akan berakibat pada menurunnya kinerja berbagai sektor usaha, khususnya industri.

Harapan untuk segera terlepas dari himpitan krisis ekonomi yang terjadi sejak akhir tahun 2007 nampaknya bukan merupakan sesuatu yang berlebihan. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator ekonomi, seperti tingkat suku bunga perbankan yang terus menurun, menyesuaikan suku bunga SBI, inflasi yang semakin terkendali serta transaksi di bursa efek yang semakin bergairah. Kondisi tersebut setidaknya dapat ditangkap sebagai sinyal bahwa Indonesia sudah mulai memasuki tahap recovery atau kebangkitan. Memang masih banyak faktor lain yang mempengaruhi dan sekaligus menentukan tingkat prosentase pemulihan ekonomi dan tingkat suku bunga bank, inflasi serta kondisi bursa efek pada umumnya dapat dijadikan sebagai barometer.

4. Sistem Perekonomian

  1. Sistem Ekonomi Tradisional

Merupakan suatu sistem ekonomi yang masih menggunakan faktor-faktor produksi dengan pola tradisional atau adat kebiasaan yang tergantung pada faktor alam. Mtoivasi kegiatan ekonominya, yaitu untuk memenuhi kebutuhan bersama.

  1. Sistem Ekonomi Pasar

Adalah suatu sisten ekonomi yang sebagian besar barang-barang kapital baik yang buatan manusia maupun buatan alam yang dimiliki swasta. Proses produksi, distribusi, dan konsumsinya dilaksanakan dalam rangka mencari laba yang sebesar-besarnya oleh pemilik.

  1. Sistem Ekonomi Terpusat

Suatu sistem ekonomi yang seluruh kebijakan perekonomiannya ditentukan oleh pemerintah. Motivasi kegiatan ekonomi nya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan dan untuk kemakmuran negara.

  1. Sistem Ekonomi Campuran

Merupakan sistem ekonomi hasil dari perpaduan dari sistem ekonmi pasar dengan sistem ekonomi terpusat sehingga kelemahan-kelemahan yang ada pada kedua sistem tersebut dapat diatasi. Pada sistem ekonomi ini ada kebebasan bagi perseorangan dan swasta untuk ikut dalam kegiatan ekonomi.

  1. Sistem Ekonomi Indonesia

Dikenal sebagai Demokrasi Ekonomi merupakan Sistem Ekonomi yang dijalankan oleh Indonesia. Pda sistem ini, kegiatan produksi dilakukan oleh semua, untuk semua, dan dibawah pimpinan atau kepemilikan oleh anggota-anggota masyarakat. Motivasi kegiatan ekonominya dalah untuk kemakmuran masyarakat dengan memenuhi kebutuhannya dan mengembangkan keselarasan, keserasian serta keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya sistem ekonomi Indonesia adalah sebagai berikut:

o  Faktor intern antara lain : Lembaga ekonomi, sumber daya ekonomi, faktor produksi yang  dimiliki, ligkungan ekonomi, Organisasi dan manajemen.

o Faktor Ekstern antara lain : Falsafah Pancasila, Landasan Konstitusional UUD 1945, GBHN, Keadaan kondisi politik, kepastian hukum, masyarakat dalam arti luas, dan pemerintah.

5. Pemecahan masalah perekonomian melalui system perekonomian yang dianut

Masalah ekonomi adalah apa barang yang di produksi (what), bagaimana barang tersebut diproduksi (how), dan untuk siapa barang tersebut di produksi (whom). Jawaban atas 3 pertanyaan what, how, dan whom menunjukkan sistem ekonomi yang dianut oleh suatu bangsa atau negara.

Sistem ekonomi merupakan serangkaian ekonomi yang saling berhubungan dan saling tergantung satu dengan yang lainnya dalam rangka mencapai suatu tujuan perekonomian. Pada dasarnya ada 3 sistem ekonomi yang dikenal yaitu, sistem ekonomi kapitalis, sosialis, dan campuran.

Sistem ekonomi kapitalis adalah sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi baik kegiatan produksi, konsumsi, maupun diatribusi diatur oleh swasta. Dalam sistem ekonomi kapitalis murni seluruh sumber daya yang ada, dimiliki dan dikuasi oleh anggota masyarakat untuk dikembangkan secara bebas. Jawaban atas pertanyaan what, how, dam whom ditentukan melalui pilihan sukarela atas dasar kepentingan pribadi yang rasional dan dibuat di pasar bebas. Kegiatan perekonomiannya diatur oleh pemerintah pusat begitu juga dengan 3 pertanyaan tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat. Sistem ekonomi sosialis adalah sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi baik kegiatan produksi, distribusi, maupun konsumsi diatur negara atau pusat.

Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang mengkombinasikan sistem ekonomi kapitalis dengan sistem ekonomi sosial.dalam sistem ekonomi campuran persolan dan organisasi perekonomian dipecahkan denga cara bekerja sama antara pemerintah dan swasta. Di Indonesia pengaturan kegiatan ekonomi untuk menjawab pertanyaan what, how, dan whom dilakukan oleh pemerintah dan masyarakan atau swasta secara bersama-sama, berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

BAB III

PENUTUP

1.Kesimpulan

Metodologi, sering disebut sebagai The queen of social sciences, ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri, yang mengkombinasikan matematika, statistik, dan teori ekonomi. Masalah pokok ekonomi yang dihadapi manusia dibedakan menjadi dua macam, yaitu masalah bagi produsen dan konsumen.

Sistem ekonomi merupakan serangkaian ekonomi yang saling berhubungan dan saling tergantung satu dengan yang lainnya dalam rangka mencapai suatu tujuan perekonomian. Pada dasarnya ada 3 sistem ekonomi yang dikenal yaitu, sistem ekonomi kapitalis, sosialis, dan campuran.

2. Saran

Masalah pokok yang dihadapi konsumen adalah terbatasya alat pemuas, padahal kebutuhan manusia tidak terbatas. Agar konsumen dapat memenuhi berbagai kebutuhannya maka konsumen akan menyusun skala prioritas. Adapun hal-hal yang mempengaruhi skala prioritas adalah tingkat pendapatan atau penghasilan, kedudukan seseorang, dan faktor lingkungan.

Makalahkita.com sebagai bahan referensi kebutuhan karya tulis makalah pendidikan, ekonomi, islam, filsafat, agama, bahasa indonesia, biologi, hukum, kesehatan, kewarganegaraan, kewirausahaan, olahraga, sains, sejarah dan tips makalah.