Makalah PKN Latar Belakang Geografis Yang Baik dan Benar ( Lengkap )

Makalah PKN Tentang Kewarganegaraan

Makalah PKN Latar Belakang Geografis Yang Baik dan Benar ( Lengkap )

MakalahkitaMakalah PKN Latar Belakang Geografis Yang Baik dan Benar ( Lengkap ) yang saya bagikan ini sebagai bahan informasi referensi dalam pembuatan makalah yang benar. Kembali ke tema pembahasan contoh makalah. Tujuan saya ingin membatu adik-adik atau rekan-rekan yang lain dalam menyelesaikan tugas makalah sekolah maupun tugas makalah kuliah. Seperti yang saya alami ketika mengenyam bangku pendidikan di beri tugas untuk membuat makalah, namun saya agak kesulitan karena waktu dulu saya cari referensi hanya dari buku dan itu pun terbatas. Untuk itu silahkan menikmati contoh makalah berikut ini.

Adapun untuk Ukuran Margin, Font, dan Spasi Makalah Yang Benar adalah Sebagai Berikut:

  1. Margin : Top 4, Left 4, Botton 3 dan Right 3 ( cm)
  2. Font : Times New Roman Ukuran 12
  3. Kertas : Size A4
  4. Spasi : 1.5

Daftar Isi

SAMPUL …………………………………………………………………………….. i

Kata Pengantar …………………………………………………………………… ii

Daftar isi ……………………………………………………………………………. iii

BAB I PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah …………………………………….. 1

1.2  Pokok pembahasan ……………………….…………………… 1

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Bentuk geografis Indonesia …………………….………… 2

2.2 Demografi Indonesia ………………………………………… 3

2.3 Geopolitik yang berlaku di Indonesia …………………. 6

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN

            3.1 Kesimpulan ………………………………………………………. 10

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terletak diantara dua benua dan dua samudra dan dihuni oleh berbagi macam suku bangsa yang memiliki adat istiadat, bahasa daerah dan kepercayaan yang berbeda. Indonesia memiliki 17.508 pulau baik besar maupun kecil dan sudah diberi nama maupun yang belum.

Dengan bentuk kepulauan dan memiliki banyak penduduk Indonesia perlu adanya konsepsi dasar yang harus dimiliki oleh setiap warga negara untuk menghadapi setiap gejolak dan tantangan globalisasi.

Sejak dahulu nenek moyang bangsa Indonesia telah menyebut Indonesia sebagai “tanah air” yang artiya sejak dulu nenek moyang kita telah melihat Indonesia sebagai kesatuan antara tanah (daratan) dan air (lautan). Sehingga lautan bukan sebagai pemisah melainkan sebagai penghubung.

Indonesia merupakan wilayah yang subur dengan hasil tambang yang melimpah yang bila di kelola dengan baik akan membawa dampak yang sangat baik terhadap warga Indonesia itu sendiri.  Dan jumlah penduduk yang besar bila dina dengan baik akan menjadi pekerja yang efektif dan menjadi modal dalam pengembangan usaha di segala sector.

Melihat keadaan  geografis Indonesia yang terdiri dari pulau pulau maka perlu dengan jumlah penduduk yang besar dan kebhinekaanya maka perlu sudut pandang yang sama untuk menjaga keutuhannya dari seluruh bangsa bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan utuh.

1.2  Pokok Pembahasan.

  1. Bentuk geografis Indonesia .
  2. Demografi Indonesia
  3. Geopolitik yang berlaku di Indonesia.

BAB II

PEMBAHASAN

3.1  Bentuk geografis Indonesia

Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia dengan bentuk memanjang sekitar katulistiwa. Panjang kepulauan Nusantara ini setara dengan jarak pantai Timur ke pantai Barat Amerika Serikat. Indonesia diapit oleh dua benua ( ASIA dan Australia ) dan dua samudra ( Pasifik dan Hindia ). Secara astronomis Indonesia terletak : 6°.08’LU – 11°.15’LS dan 95°.45’BT – 141°.05‘BT.

Sedangkan batas wilayah secara astronomi yaitu :

  • Wilayah Indonesia paling utara adalah Pulau We, yang terletak pada 6°.08’LU.
  • Wilayah Indonesia paling selatan adalah Pulau Rote di Nusa Tenggara Timur terletak pada 11°.15’LS.
  • WIlayah Indonesia yang paling barat yaitu pulau We di ujung utara Pulau Sumatera pada 95°.45’BT
  • Wilayah Indonesia paling timur adalah Kota Merauke terletak pada 141°.05’BT.
  • Wilayah Indonesia terbagi atas tiga wilayah waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB) GMT +7, Waktu Indonesia Tengah (WITA) GMT +8, dan Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) GMT +9.

Indonesia yang letaknya diapit oleh dua benua dan dua samudra mnybababkan indonsia beriklim tropis dan hanya mengalamai dua musim yaitu penghujan dan kemarau.

Sumber kekayaan alam yang berlimpah baik nabati, hewani maupun mineral cukup banyak menarik penjajah untuk dapat menguasai wilayah Nusantara.Konflik kepentingan penjajah Spanyol ,Portugis,Blanda,Ingris dan Jepang dalam penguasaan sumber-sumber alam sering terjadi di kepulauan Nusantara .Tidak jarang konflik kepentingan tersebut berujung pada perang diantara mereka.lokasi yang sangat strategis ,berada di tengah-tengah dunia, diantara dua lautan dan dua samudra (posisi silang) menjadi urat nadi lalulintas perhubungan dunia.

 Kedudukan geografi  yang strategis ini di satu sisi dapat menguntungkan apabila kita kelola dengan baik, namun di sisi lain dapat menjadi ”bumerang “ apabila kita tidak dapat mengelola,menguasai dan mengendalikan secara nyata seluruh kekuatan yang melintas di seluruh wilayah Nusantara.Karena bukan tidak mungkin dalam lalu lintas perhubungan dunia tersebut ada unsur-unsur yang dapat mengancam integritas nasional.

2.2 Demografi Indonesia

Kependudukan atau demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Demografi meliputi ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan. Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikankewarganegaraan, agama, atau etnisitas tertentu.

Sedangkan jika berbicara masalah demografi Indonesia menjadi peringkat 4 dunia dengan jumlah populasi sebanyak 245 juta jiwa. Indonesia memiliki budaya dan bahasa yang berhubungan namun berbeda. Sejak kemerdekaannya Bahasa Indonesia (sejenis dengan Bahasa Melayu) menyebar ke seluruh penjuru Indonesia dan menjadi bahasa yang paling banyak digunakan dalam komunikasi, pendidikan, pemerintahan, dan bisnis. Namun bahasa daerah juga masih tetap banyak dipergunakan.

 Ada beberapa factor yang mempengaruhi demografi yaitu :

  1. Kelahiran (Fertilitas).

Kelahiran adalah istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang dilahirkan hidup, atau dalam pengertian lain fasilitas adalah hasil produksi yang nyata dari fekunditas seorang wanita. Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Berikut ini penjelasan mengenai pengukuran fertilitas:

  • Pengukuran fasilitas tahunan adalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk pada tahun tersebut. Adapun ukuran-ukuran fertilitas tahunan adalah :
  1. Tingkat fertilitas kasar (crude birth rate) adalah banyaknya kelahiran hidup pada satu tahun tertentu tiap 1000 penduduk.
  2. Tingkat fertilitas umum (general fertility rate) adalah jumlah kelahiran hidup per-1000 wanita usia reproduksi (usia 14-49 atau 14-44 tahun) pada tahun tertentu.
  3. Tingkat fertilitas menurut umur (age specific fertility rate) adalah perhitungan tingkat fertilitas perempuan pada tiap kelompok umur dan tahun tertentu.
  4. Tingkat ferlititas menurut ukuran urutan penduduk (birth order specific fertility rates) adalah perhitungan fertilitas menurut urutan kelahiran bayi oleh wanita pada umur dan tahun tertentu.
  • Pengukuran fertilitas komulatif adalah pengukuran jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan hingga mengakhiri batas usia suburnya. Adapun ukurannya adalah:

1) Tingkat fertilitas total adalah jumlah kelahiran hidup laki-laki dan perempuan jumlah tiap 1000 penduduk yang hidup hingga akhir masa reproduksinya dengan catatan tidak ada seorang perempuan yang meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya dan tingkat fertilitas menurut umur tidak berubah pada priode waktu tertentu.

2)  Gross reproduction rates adalah jumlah kelahiran bayi perempuan oleh 1000 perempuan sepanjang masa reproduksinya dengan catatan tidak ada seorang perempuan yang meninggal sebelum mengakhiri masa produksinya.

Ada pula faktor yang mempengaruhi tingkat kelahiran meningkat yaitu :

  • Menikah muda
  • Anggapan banyak anak banyak rezeki.
  • Anak merupakan sumber tenaga atau penghasilan untuk orang tua.
  • Anggapan bahwa anak laki-laki adalah penerus keturunan.
  1. Kematian (Mortalitas).

      Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk. Mortalitas khusus mengekspresikan pada jumlah satuan kematian per-1000 individu per-tahun, hingga rata-rata mortalitas sebesar 9,5 berarti pada populasi 100.000 terdapat 950 kematian per-tahun.

Faktor yang mendukung kematian yaitu :

1) Sarana kesehatan yang kurang memadai.

2) Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

3) Terjadinya bencana alam, kecelakaan, peperangan.

4) Bunuh diri atau pembunuhan.

Faktor penghambat kematian :

      1) Lingkungan hidup yang sehat.

      2) Sarana kesehatan yang lengkap dan memadai.

      3) Ajaran agama yang melarang bunuh diri dan pembunuhan.

      4) Tingkat kesehatan yang semakin tinggi.

      5) Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk.

  1.   Perpindahan (Migrasi).

      Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah satu Negara saja.

Faktor yang mempengaruhi migrasi :

1) Persediaan sumber daya alam.

2) Lingkungan sosial budaya.

3) otensi akademi.

4) Alat masa depan.

Adapun sumber sumber demografi :

  1. Sensus penduduk
  2. Registrasi penduduk
  3. Survei penduduk

Masalah yang di hadapi bangsa Indonesia dari segi kependudukan yaitu penyebaran penduduk yang tidak merata, piramida penduduk yang masih melebar, angkatan kerja yang sangat besar dan tidak di imbangi oleh julah lampangan pekerjaan. Distribusi ekonomi masih sangaat terpusat pada kota kota besar saja, sedangka pembangunan tertinggal jauh dan tidak adanya perhatian serius dari pemerintah. Dari segi kesehatan, angka kematian ibu dan bayi masih tinggi.

2.3 Geopolitik yang berlaku di Indonesia

Geopolitik berasal dari kata geo yang berarti bumi dan politik. Kosakata goepolitik ini mengandung pengertian kebijakan politik yang mengaitkan pengaruh letak geografi bumi yang menjadi wilayah (ruang lingkup)manusia yang tinggal di atas permukaan bumi.

Pada abad ke 19 Friederich Ratzel (1897) mengemukakan geopolitik sebagai pelengkap “Ilmu Bumi Politik “. Dalam ilmu bumi politik yang dilaksanakan pada waktu yang lalu, pengertian “geopolitik” diarahkan kepada pengertian, ekspansi (perluasan) wilayah dan untuk itu diperlukan kekuatan. Halini dapat di lihat dari rumusan Karl Haushofer politik adalah landasan ilmiah bagi tindakan politik dalam memperjuangkan demi kelangsungan hidup suatu organisi suatu negara demi untuk memperoleh ruang hidupnya.

      Inti politik adalahkekuatan karena penggunaaan kekuatan sangat penting ,dan perlu ada pengertian serta pembatasan arti kekuatan  dan penggunaan nya ,sesuai dengan nilai –nilai moral. Kita mengenal dua macam kekuatan ,yaitu kekuatan fisikdan kekuatan mental `sepiritual.Friederich Ratsel mengatakan  bahwa dalam hal-hal tertentu negara dapat disamakan dengan suatu organisme Menurut keyakinannya ,struktur politik dan geografi dapat dibandingkan dengan organisme biologis .

    Inti pendapat Ratzel ialah konsep ruang yang ditempati oleh kelompok –kelompok politik ia terus mengembangkan hukum tentang ekspansi negara-negara.Menurut hukum itu, perkembangan kebudayaan yang tewujut dalam bentuk gagasan, kegiatn perutusan, dan produksi harus diimbangi dengan pemekaran (perluasan) wilayah.

Ratzen berpendapat bahwa sebagai organisme, negara mengalami siklus hidup seperti manusia lain tumbuh berkembang mencapai puncak kemudian menyusut dan mati.Teori Ratzel  disebut juda ‘’teori ruang’’.

Rudof Kjellen kemudian melanjutkan teori Ratzel. Ia mengatakan bahwa negara tidak saja merupakan suatu organisme,tetapi juga memiliki kemampuan intelektul.

Dalam mengejar kekuatan, negara tidak boleh hanya mengikuti hukum ekspansi saja atau bergantung kepada pembekalan luar.Suatu negara harus mampu berswasembada serta memanfaatkan kemajuan kebudayaan dan teknologinya.Artinya, negara harus dapat meningkatkan kekuatan nasionalnya .Pengembangan kekuatan nasional itu bertujuan:

1) ke dalam, untuk mencapai persatuan dan kesatuan yang harmonis;

2) ke luar, untuk memperoleh batas-batas negara yang lebih baik.

Mengenai perebutan kekuatan kontinental dan maritim, Kjellen berpendapat bahwa pada akhirnya kekuatan kontinental dapat mengalahkan kekuatan kontinental dapat mengalahkan kekuatan maritim dan memperoleh kekuasaan pengawasan di lautan juga.

Pokok- pokok teori Karl Haushofer yang di dasarkan pada pandangan Ratzel dan Kjellen sebagai  berikut.

1) Kekuasaan imperium daratan yang mantap akan mengejar kekuasaan imperium maritim dan akan menguasai  pengawasan di lautan.

2) Beberapa negara besar di dunia akan timbul (Jerman,Itali, Jepang) dan akan menguasai Eropa dan Asia Barat.

Ajaran Karl Haushofer berkembang pesat dan mencapai puncaknya ketika Jerman di bawah kekuasaan Adolf Hitler. Di Asia, ajaran itu dikembangkan di Jepang dalam Hako Ichiu yang di landasi semangat militerisme dan fasisme. Sehubungan dengan konsep geopolitik dan geostrategi, perlu di ketahui juga beberapa konsep kekuatan.

1)     konsep kekuatan di darat (wawasan benua ) di temukan oleh Sir Halford Mackinder (1861-1917) dan Karl Haushofer.Menurut pendapat mereka, negara yang menguasai daerah jantung  (eurasia) akan menguasai pulau dunia dan yang dapat menguasai pulau dunia akan menguasai pulau dunia.

2)Konsep kekuatan di lautan (wawasan bahari) diketemukan oleh sir Walter Releigh (1554-1618) dan Alfred Thayer Mahan. Menurut pendapat mereka, negara yang menguasai lautan akan menguasai perdagangan. Menguasai perdagangan berati menguasai dunia.

3) Konsep kekuatan di udara (wawasan dirgantara) di cetuskan oleh W. Mitchel (1877-1946) A. Savensky (1894), Guilio Douchet (1869-1930) dan J.P Charles Fuller (1878). Menyatakan bahwa kekuatan di udara merupakan daya tangkis  yang ampuh terhadap segala ancaman.

4)Teori daerah batas (Rimland)dari nicolas Spykman merupakan wawasan gabungan yang banyak diikuti oleh ahli geopolitik atau geostrategi dan negarawan dalam menyusun kekuatan negara dewasa ini.

Bagi Indonesia yang ber- pancasila ajaran geopolitik dari ahli dunia tidak sepenuhnya dapat di terapkan di Indonesia. Karena bangsa Indonesia tidak dapat mengembangkan benih ekspansionisme dan adu kekuatan.

Geopolitik bangsa Indonesia hanya sebagai pertimbangan untuk menentukan politik nasionalnya dengan mempertimbangkan kondisi dan konstelasi wilayah Negara Indonesia sebagai wilayah yang utuh.

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

3.1  Kesimpulan

  1. Indonesia merupakan negara dengan kepulauan terbesra yang diapait oleh dua benua dan samudra yang di mana menyebabkan Indonesia hanya mengalami dua musim saja. Indonesia merupakan negara yang kaya akan flora dan fauna serta hasil tambangnya. Hasil tambang inilah bisa menjadi modal kesuksesan ekonomi jika dapat di kembangkan dengan baik. Namun di samping itu juga membawa dampak negative jika kita tidak dapat meguasai dengan baik. Karena tidak mungkin Indonesia yang berada di jalur perhubungan dunia mendapat ancaman yang dapat membahayakan bangsa.
  2. Secara demografi Indonesia merupakan negara yang populasinya paling banyak dan menyebabkan penyebaran penduduk menjadi tidak rata. Sehingga hal tersebut menyebabkan terjadinya beberapa masalah penduduk mulai dari lapangan pekerjaan yang tidak mengimbangi jumlah calon pekerja hingga angka kematian anak yang terus meningkat.
  3. Bagi Indonesia yang ber- pancasila ajaran geopolitik dari ahli dunia tidak sepenuhnya dapat di terapkan di Indonesia. Karena bangsa Indonesia tidak dapat mengembangkan benih ekspansionisme dan adu kekuatan.

Geopolitik bangsa Indonesia hanya sebagai pertimbangan untuk menentukan politik nasionalnya dengan mempertimbangkan kondisi dan konstelasi wilayah Negara Indonesia sebagai wilayah yang utuh.

Makalahkita.com sebagai bahan referensi kebutuhan karya tulis makalah pendidikan, ekonomi, islam, filsafat, agama, bahasa indonesia, biologi, hukum, kesehatan, kewarganegaraan, kewirausahaan, olahraga, sains, sejarah dan tips makalah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*